LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Pastikan Anak Mengonsumsi Makanan Kaya Omega-3 Pada Seribu Hari Pertama

"Untuk anak-anak, omega-3 ini lebih ke brain development. Apalagi kalau kita bicara soal 1.000 hari pertama kehidupan mereka. Pada masa itu, brain development terjadi sangat cepat," kata Spesialis anak dr Bernie Endyarni Medise SpA(K) kepada Health Liputan6.com.

2019-02-28 16:05:00
Kesehatan Anak
Advertisement

Seribu hari kehidupan pertama seorang anak merupakan fase optimal untuk perkembangan otaknya. Pada masa ini, pastikan anak mendapat asupan makanan tinggi omega-3.

Omega-3 merupakan asam lemak tak jenuh ganda atau asam lemak esensial. Yang kegunaannya, baik untuk perkembangan sel serta perkembangan fungsi otak dan saraf.

"Untuk anak-anak, omega-3 ini lebih ke brain development. Apalagi kalau kita bicara soal 1.000 hari pertama kehidupan mereka. Pada masa itu, brain development terjadi sangat cepat," kata Spesialis anak dr Bernie Endyarni Medise SpA(K) kepada Health Liputan6.com.

Advertisement

Kalau si Kecil sudah kekurangan omega-3 sejak di kandungan, lanjut Bernie, otaknya tak tidak berkembang optimal. "Kalau itu saja tidak optimal, bagaimana fungsi kognitifnya bisa baik ke depannya," Bernie menekankan.

Selanjutnya, asupan omega-3 pun baik untuk kulit, untuk jantung, dan untuk kardiovaskular. Kekurangan sumber yang satu ini, turut memengaruhi perilaku dan atensi si Kecil.

"Berisiko pada gangguan perhatian, gangguan konsentrasi, gangguan kognitif, rewel, moody, dan mudah emosi," ujar Bernie.

Advertisement

Bernie menyebut 1.000 hari pertama kehidupan sebagai periode kritis (critical periode) bagi anak. Dia pun mengingatkan agar para ibu jangan sampai tidak memberikan asupan omega-3, sebagai bekal masa depannya. Pasalnya, dampak dari kekurangan asam lemak itu terjadi untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Reporter: Aditya Eka Prawira
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Begini Cara Hentikan Kebiasaan Mengisap Jempol pada Anak
Sederet Tanda yang Ditunjukkan Tubuh Ketika Kamu Kekurangan Zat Besi
Ini Penyebab Bayi Memiliki Kebiasaan Mengisap Jempol
Meratapi Gadis Korban Perang di Yaman Derita Gizi Buruk
Pemerintah Targetkan Angka Stunting Turun Menjadi 28 Persen Akhir 2019
Kebiasaan Konsumsi Gula Berlebihan pada Anak Bisa Picu Masalah Jantung

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.