LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Nonton TV lebih dari 3 jam sehari bikin anak rentan dibully

Menonton televisi terlalu lama bisa merusak kemampuan motorik dan sosial anak dan membuatnya jadi sasaran bullying.

2014-02-15 13:10:00
Ibu dan Anak
Advertisement

Saat ini menonton TV sudah menjadi hal lumrah untuk dilakukan anak-anak. Jangankan di hari libur, di hari biasa saja anak bisa menghabiskan banyak waktu mereka di depan televisi. Kebiasaan ini tak bisa dibiarkan begitu saja, karena peneliti mengungkap efek buruk dari terlalu lama menonton televisi pada anak.

Peneliti mengungkap bahwa menonton TV lebih dari tiga jam akan membuat kemampuan sosialisasi anak tidak berkembang. Selain itu, mereka cenderung akan lebih lemah secara fisik sehingga mengakibatkan mereka rentan terkena tindak bullying oleh teman-temannya.

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 1.997 anak laki-laki dan perempuan berusia 29 bulan yang diketahui memiliki kebiasaan menonton televisi dalam waktu lama. Mereka menemukan bahwa menonton televisi bisa mencederai perkembangan anak dalam hal sosial dan fisik, seperti dilansir oleh Daily Mail (14/02).

Topik pilihan: Ibu dan Anak | Wanita merdeka | Penelitian | Bullying

Menonton televisi juga bisa menurunkan kemampuan berbahasa dan matematika anak, serta kemampuan fisik mereka. Tak hanya itu, anak yang terlalu banyak menonton televisi juga memiliki konsentrasi yang rendah dalam kelas. Namun peneliti juga menemukan bahwa menonton televisi selama dua jam dan 52 menit tidak memberikan dampak negatif yang besar pada anak.

"Ini adalah penelitian pertama yang melihat kaitan antara terlalu banyak menonton televisi dengan kemampuan anak secara motorik dan psikologis," ungkap peneliti Linda Pagani dari University of Montreal dan The Sainte-Justine University Hospital Centre.

Pagani lebih lanjut menyarankan orang tua untuk selalu mengawasi anak mereka dan membatasi waktu untuk menonton televisi. Hal ini tak hanya berlaku ketika orang tua di rumah, melainkan juga ketika mereka menitipkan anak mereka ke tempat penitipan anak.

Advertisement

Baca juga:
Susu formula untuk bayi perempuan dan laki-laki harus dibedakan?
Saus tomat terbukti mampu buat anak suka sayur!
Ini alasan orang sulit ingat masa kecil
Epidural membuat proses persalinan berlangsung lebih lama
Melahirkan di rumah lebih berisiko dibandingkan di rumah sakit
Aneh, bayi ini terlahir hampir tanpa darah dalam tubuhnya

(mdk/kun)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.