LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Metode Merapikan Gigi Mana Sih yang Sebenarnya lebih Cepat?

"Kalau dari pengalaman-pengalaman yang sudah ada, kasus-kasus yang lebih kompleks, bisa lebih cepat behel," ujar dokter gigi spesialis ortodonsia Irwin Lesmono.

2019-01-20 18:41:00
Kesehatan Mulut dan Gigi
Advertisement

Terdapat berbagai metode untuk merapikan gigi, mulai dari menggunakan behel atau kawat gigi atau dengan menggunakan metode terbaru yaitu Invasalign. Di antara sejumlah metode tersebut, mana yang lebih cepat dalam merapikan gigi?

"Kalau dari pengalaman-pengalaman yang sudah ada, kasus-kasus yang lebih kompleks, bisa lebih cepat behel," ujar dokter gigi spesialis ortodonsia Irwin Lesmono.

Namun, Irwin mengungkapkan dalam kasus yang sederhana hingga menengah, durasi dua metode tersebut umumnya relatif mirip secara kecepatan.

Advertisement

"Kenapa (dalam kasus kompleks) bisa lebih lama? Karena pergerakannya juga lebih kompleks sehingga dibutuhkan plastik yang lebih banyak. Sementara braces tradisional bisa mencapai itu karena dia sekali tarik gigi yang bergerak juga lebih banyak," tambah dokter gigi dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta ini.

Selain itu, pasien juga harus mempertimbangkan bagaimana proses pembuatan dari alat seperti Invisalign itu sendiri.

Yang pasti, untuk memutuskan sebelum menggunakan metode merapikan gigi baik kawat gigi ataupun Invisalign, Anda tentunya harus memeriksakan dulu kesehatan gigi Anda.

Advertisement

"Biasanya kalau untuk memasang (behel) tentunya kami akan lakukan pemeriksaan lengkap. Pemeriksaan ini tidak sekadar memeriksa kalau giginya berantakan, tapi pemeriksaan kesehatan giginya juga" ujar Irwin pada Health Liputan6.com

Irwin mencontohkan, untuk menggerakkan gigi, kondisi gusi dan tulang seseorang harus sehat. Apabila dari pemeriksaan rontgen dan klinis ditemukan ada jaringan yang tidak sehat atau rusak, maka seorang dokter tidak boleh secara langsung melakukan perawatan ortodonsia atau langsung memasang kawat gigi.

"Biasanya konsultasikan dulu pasien ini. Kita sarankan ke dokter spesialis gusi atau dokter gigi spesialis periodonsia. Nanti akan dia rawat kondisi gusi dan tulangnya dulu supaya sehat. Baru dikembalikan ke dokter spesialis ortodonsia," kata Irwin menambahkan.

Selain itu, pastikan juga tempat Anda melakukan perawatan adalah tempat yang memiliki ahli yang baik. Tidak asal melakukan sendiri atau di tempat-tempat yang tidak terjamin seperti tukang gigi.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Masalah Gigi dan Mulut yang Mungkin Muncul Akibat Stres
Begini Cara Memilih Sikat Gigi yang Tepat Bagi Anak-Anak
Ini Alasan Mengapa Bau Mulut Kamu Tidak Segar Saat Pagi Hari
Sejumlah Hal yang Perlu Kamu Ketahui Ketika Memilih Sikat Gigi
Punya Gigi Sensitif? 4 Cara ini Bisa Kamu Lakukan untuk Mengatasinya
Ini Hal-hal yang Menyebabkan Terjadinya Gigi Sensitif
Ini Alasan Mengapa Sakit Gigi Dapat Berakibat Pada Pusing

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.