Menurut sains, ini 7 keuntungan menjadi orang berpostur tinggi!
Kelebihan ini mulai dari kecerdasan, hingga peluang sukses di masa depan.
Banyak orang yang ingin mempunyai badan tinggi, padahal kenyataannya jadi orang yang tinggi itu tidak sekeren itu. Berbagai hal mulai dari tanggung jawab untuk memanjat jika bola lampu ada yang putus, serta kesulitan jika buang air kecil di urinoir mall, menjadi hal yang membuat orang tinggi juga sebenarnya tak merasa dirinya keren.
Namun ternyata di samping beberapa aspek kesehatan yang menjadi resiko bagi orang yang bertubuh jangkung, ternyata kelebihannya pun juga banyak. Hal ini mulai dari kecerdasan, hingga peluang sukses di masa depan.
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang akan diperoleh orang-orang yang punya tinggi beberapa centimeter di atas rata-rata.
1. Orang tinggi = cerdas
Dalam sebuah penelitian yang diadakan oleh University of Edinburgh tahun 2014 silam, individu yang lebih tinggi ternyata lebih cerdas. Peneliti meneliti lebih dari 6000 partisipan dan menemukan bahwa ada sedikit korelasi antara tinggi badan dan IQ yang lebih tinggi.
2. Untuk wanita, Anda memiliki resiko diabetes lebih rendah
Sebuah analisis kolektif dari berbagai penelitian yang dipublikasikan di jurnal 'Obesity Reviews,' menunjukkan bahwa wanita dengan tinggi di atas rata-rata, akan lebih 'kebal' dari penyakit diabetes tipe 2. Resiko ini tidak akan berpengaruh dan mempunyai peluang sama bagi pria, baik mereka tinggi ataupun pendek.
3. Anda akan lebih sukses
Dilansir dari Wall Street Journal, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Social Science research Network menyatakan bahwa para CEO sukses di dunia punya tinggi di atas rata-rata. Bahkan, Bloomberg juga melaporkan bahwa 500 CEO yang masuk dalam daftar majalah fortune, punya beda tinggi lebih dari 7 centimeter ketimbang bawahannya.
4. Lebih 'kebal' terhadap demensia
Studi lain dari University of Edinburgh menemukan bahwa orang-orang dengan badan lebih pendek memiliki resiko lebih besar untuk terserang demensia, ketimbang mereka yang tinggi. Hubungan antara demensia dan tinggi badan ini sama di setiap gender, baik pria atau wanita.
Namun tentu indikator demensia bukanlah tubuh yang pendek. Hal ini adalah penelitian yang menggeneralisasikan berbagai aspek seperti kurangnya gizi semasa kecil atau pengaruh genetis.
5. Anda punya peluang yang rendah untuk terkena serangan jantung
Dari dua jurnal yang dipublikasikan di US National Library of Medicine National Institutes of Health, punya badan tinggi memang membuat Anda rentan terserang 'atrial fibrillation' atau detak jantung tak beraturan. Namun sebaliknya, orang tinggi lebih rendah dalam resiko serangan jantung serta penyakit arteri koroner.
6. Orang tinggi lebih produktif dan percaya diri
Sebuah penelitian tujuh tahun yang dihelat National Bureau of Economic Research Amerika Serikat, menemukan hal yang mengejutkan. Yakni orang-orang yang berpostur lebih tinggi ternyata lebih produktif dalam hal pekerjaan. Hal ini terbukti dari pemasukan per jam dari para pemilik postur tubuh lebih tinggi, ternyata lebih tinggi ketimbang mereka yang berpostur pendek.
Selain itu, selalu terlihat mencolok di antara orang lain ternyata tak membuat orang jangkung jadi kikuk. Menurut penelitian yang dihelat oleh mahasiswa dari University of Pennsylvania dan University of Michigan, orang berpostur tinggi lebih percaya diri dan punya kemampuan bersosialisasi lebih tinggi.
7. Orang berpostur tinggi lebih bahagia
Menurut data penelitian dari Gallup-Healthways Well-Being Index tahun 2008, orang tinggi mempunyai emosi yang lebih positif ketimbang orang bertubuh pendek. Orang tinggi juga lebih sedikit merasakan kemarahan dan kesedihan. Berita baiknya adalah, kebahagiaan adalah sesuatu yang menular. Sehingga jika Anda orang tinggi yang bahagia, Anda juga merupakan seorang penyebar kebahagiaan.
Baca juga:
Mengenal rumitnya sistem keseimbangan manusia, sudah tahu?
Ladies, merokok tingkatkan risiko pendarahan otak lho
Penelitian: polusi udara mampu sebabkan penyakit ginjal
Kunyah es batu untuk redakan nyeri karena gigi berlubang
Penelitian: polusi udara mampu sebabkan penyakit ginjal
Ternyata, aroma keringat berubah saat tubuh sedang bahagia
Rasa cemas bikin orang jadi sering haus?
7 Cara nyentrik hentikan kebiasaan merokok tanpa tersiksa