LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Ketahui Gejala Hantavirus, Penanganan dan Cara Pencegahannya Sejak Dini

Pelajari tentang hantavirus, gejala, penanganan, dan cara pencegahannya untuk menjaga kesehatan.

Senin, 11 Mei 2026 12:56:51
hantavirus
Dua warga Singapura yang sempat terpapar hantavirus di kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif. Simak langkah pencegahan dan risiko Hantavirus Singapura bagi masyarakat umum. (AntaraNews)
Advertisement

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lima kasus hantavirus dengan tiga di antaranya berujung pada kematian berkaitan dengan kapal pesiar MV Hondius seperti dilaporkan oleh Al Jazeera pada Sabtu (9/5), hingga Jumat 8 Mei 2026.

WHO telah mengeluarkan peringatan kepada 12 negara untuk meningkatkan pemantauan terhadap penumpang kapal pesiar MV Hondius, menyusul munculnya wabah mematikan di Atlantik Selatan.

Negara-negara yang diminta untuk memperketat pengawasan mencakup Inggris, Kanada, Denmark, Jerman, Belanda, Selandia Baru, Saint Kitts dan Nevis, Singapura, Swedia, Swiss, Turki, dan Amerika Serikat. WHO menyatakan bahwa wabah ini melibatkan strain Andes dari hantavirus yang diduga berasal dari kawasan Amerika Selatan.

Lalu, bagaimana seseorang dikatakan terinfeksi oleh Hantavirus tersebut? Apa saja ciri-ciri dan gejala yang bisa dideteksi apabila seseorang telah terinfeksi oleh Hantavirus?

Advertisement

Untuk mengetahui secara lebih rinci, berikut merdeka.com rangkum mengenai gejala Hantavirus dilansir dari berbagai sumber, Senin (11/5).

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus merupakan sekelompok virus yang ditularkan melalui kontak dengan tikus atau hewan pengerat lainnya. Penularan terjadi melalui inhalasi debu atau aerosol yang terkontaminasi urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi. Hantavirus tidak menular dari manusia ke manusia, sehingga penting untuk memahami cara pencegahannya.

Advertisement

Gejala hantavirus bervariasi tergantung pada jenis virus dan organ tubuh yang terdampak. Gejala awal seringkali mirip flu, seperti demam, nyeri otot, kelelahan, dan sakit kepala. Jika tidak ditangani, gejala dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

Penanganan hantavirus saat ini masih bersifat suportif, dengan fokus pada meringankan gejala dan mencegah komplikasi. Oleh karena itu, pencegahan menjadi langkah yang sangat penting untuk menghindari infeksi ini.

Penularan Hantavirus

Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus. Penularan virus ini dapat terjadi melalui:

  1. Inhalasi debu atau aerosol yang terkontaminasi.
  2. Kontak langsung dengan urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi.

Hantavirus tidak dapat menular dari satu manusia ke manusia lainnya, sehingga penanganan dan pencegahan harus difokuskan pada penghindaran kontak dengan hewan pengerat.

Gejala Hantavirus

Gejala hantavirus dapat bervariasi tergantung pada jenis virus yang menginfeksi. Gejala awal sering kali mirip dengan flu, dan dapat mencakup:

  1. Demam dan menggigil.
  2. Nyeri otot, terutama di area pinggul, punggung, dan bahu.
  3. Kelelahan, sakit kepala, mual, dan muntah.

Setelah 1-8 minggu terpapar, gejala dapat berkembang menjadi lebih serius, seperti:

  1. Batuk dan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.
  2. Perasaan berat dan tertekan di dada.

Penanganan Hantavirus

Saat ini, belum ada pengobatan spesifik untuk infeksi hantavirus. Penanganan yang dilakukan bersifat suportif, meliputi:

  1. Terapi suportif: pemberian oksigen tambahan dan cairan intravena.
  2. Obat antivirus: penggunaan ribavirin pada beberapa kasus HFRS tahap awal.
  3. Dialisis: diperlukan pada kasus HFRS yang parah untuk membantu fungsi ginjal.

Cara Pencegahan Hantavirus

Pencegahan hantavirus berfokus pada meminimalkan kontak dengan tikus dan kotorannya. Langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:

Advertisement
  1. Mengendalikan populasi tikus: menjaga kebersihan lingkungan dan menutup celah yang memungkinkan tikus masuk.
  2. Kebersihan: mencuci tangan secara teratur dan membersihkan area yang terkontaminasi.
  3. Perlindungan pribadi: menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang mungkin terkontaminasi.

Informasi ini bersifat umum dan untuk tujuan edukasi. Jika Anda mencurigai terinfeksi hantavirus, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berita Terbaru
  • Beda dengan Pemerintah Soal Dam Haji di Pindahkan ke Indonesia, MUI: Tidak Ada Dalil yang Kuat
  • Polda Metro Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Berjalan Aman
  • FOTO: Trump dan Xi Jinping Bahas Taiwan dan Perdagangan di Beijing
  • Israel Terus Melanggar Gencatan Senjata di Gaza, BoP Malah Minta Hamas Lucuti Senjata
  • Aktivitas Gunung Dukono Masih Tinggi, Warga Diminta Waspada
  • berita paham
  • gejala hantavirus
  • hantavirus
  • wabah hantavirus
  • waspada hantavirus
Artikel ini ditulis oleh
Editor Muhamad Agil Aliansyah
M
Reporter Muhamad Agil Aliansyah
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.