Epidural membuat proses persalinan berlangsung lebih lama
Menggunakan epidural ternyata menyebabkan proses persalinan 'molor' lebih lama dari yang diperkirakan.
Dalam proses persalinan, tak jarang dokter memberikan obat pereda rasa sakit, seperti epidural pada pasien. Selama ini epidural memang sudah diketahui menyebabkan proses persalinan lebih lama. Namun penelitian terbaru mengungkap bahwa epidural ternyata menyebabkan persalinan 'molor' lebih lama dari yang sudah diperkirakan.
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti di Amerika Serikat ini menunjukkan bahwa epidural membuat proses persalinan berlangsung hingga lebih dari jam lebih lama dibandingkan dengan pasien yang tak menggunakan epidural.
"Efek epidural ternyata lebih lama dari yang kami perkirakan. Namun selama bayinya baik-baik saja dan ibu terus menunjukkan perkembangan, maka sebaiknya dokter tak mengintervensi proses persalinan dan tak terburu melakukan operasi caesar," ungkap ketua peneliti Dr Yvonne Cheng dari University of California, seperti dilansir oleh Daily Mail (07/02).
Sebelumnya dokter memperkirakan bahwa efek epidural hanya akan membuat proses persalinan molor hingga satu jam. Hal ini karena ibu tak bisa merasakan kontraksi dan tak bisa mendorong bayi dengan efektif. Namun ternyata efek epidural berlangsung hingga dua jam lebih.
Topik pilihan: Ibu Hamil | Kesehatan | Wanita merdeka
Hasil ini didapatkan Dr Cheng setelah membandingkan data lebih dari 42.000 wanita yang melahirkan anak mereka di San Fransisco antara tahun 1976 dan 2008. Setengah partisipan mendapatkan suntikan epidural, sementara setengahnya tidak.
Dr Cheng dan koleganya menemukan bahwa 95 persen wanita yang melahirkan anak pertama dan diberikan epidural menjalani proses persalinan selama lima jam 40 menit, sementara yang tak mendapat epidural hanya membutuhkan waktu tiga jam 20 menit.
Untuk ibu yang sudah pernah melahirkan, 95 persen pasien yang tak menggunakan epidural membutuhkan waktu satu jam 20 menit, sementara yang menggunakan epidural membutuhkan waktu empat jam 15 menit.
Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi informasi bagi dokter yang membantu proses persalinan. Ketika pasien yang diberikan epidural membutuhkan waktu satu atau dua jam lebih lama, sebaiknya dokter tak segera mengintervensi dengan operasi caesar. Selama proses melahirkan masih baik-baik saja, sebaiknya dokter menunggu, hingga dirasa perlu untuk mengintervensi.
Baca juga:
Terkena diabetes saat hamil? Ikuti 5 tips sehat ini
6 Fakta menarik tentang berhubungan seks di saat hamil
Kurang vitamin D tingkatkan risiko komplikasi saat melahirkan
Minum teh terlalu banyak bahayakan kesehatan ibu hamil
Melahirkan setelah usia 35 turunkan risiko cacat lahir pada bayi
6 Cara mudah redakan rasa mual parah pada ibu hamil