LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Bunuh bakteri berbahaya, dokter pompa tinja ke hidung pasien

Bunuh bakteri mematikan, dokter ini pompa tinja ke dalam hidung pasiennya.

2013-05-03 13:06:00
Penelitian Ilmiah
Advertisement

Seorang dokter terpaksa menggunakan cara radikal untuk melumpuhkan bakteri mematikan Clostridium difficile pada pasien pria berusia 88 tahun dengan memompa tinja putrinya melalui hidung hingga turun ke usus kecilnya.

Dr Robert Porter dari Rumah Sakit Queen Alexandra di Portsmouth, Amerika, terpaksa melakukan hal itu karena pengobatan unik ini adalah cara paling efektif untuk melawan bakteri mematikan Clostridium difficile.

Teknik ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1958, tetapi kemudian sangat jarang digunakan. Namun, pada tahun 2011, sebuah penelitian di Belanda yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa 94 persen orang yang berulang kali terkena C. difficile dapat disembuhkan dengan menggunakan transplantasi tinja.

Hasil dari pengobatan unik ini dapat dibandingkan dengan tingkat kesembuhan pada 31 persen pasien yang terkena infeksi berulang yang sebelumnya diobati dengan antibiotik.

"Ini temuan terbaru sangat mengesankan dan memungkinkan kita untuk mengembangkan transplantasi tinja sebagai teknik untuk pengobatan C. difficile di masa depan," papar Dr Porter, seorang spesialis mikrobiologi dan infeksi, seperti dilansir Daily Mail (2/5).

Lantas, apa itu Clostridium difficile?

Clostridium difficile adalah infeksi bakteri yang paling sering menjangkiti pasien rumah sakit yang berusia tua.

Infeksi ini menyebabkan diare akut, demam dan kram yang menyakitkan. Kondisi tersebut juga dapat mengakibatkan komplikasi yang mengancam jiwa seperti pembengkakan usus yang parah.

Pasien yang menderita infeksi C. difficile lebih dari sekali hanya memiliki 75 persen kesempatan untuk bertahan hidup dan akan terus menderita sakit selama berbulan-bulan.(mdk/des)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.