LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Benarkah Bersin Bisa Buat Jantung Berhenti Berdetak dan Membahayakan Nyawa?

"Pada beberapa orang, napas dalam yang terjadi sebelum bersin dapat mengaktifkan saraf vagus secara besar sehingga detak jantung jadi melambat atau bahkan detaknya jadi tak beraturan," ungkap Dr. Kelly.

2019-02-08 13:09:00
Fakta kesehatan
Advertisement

Pada berbagai kebudayaan, ketika bersin kita akan menyampaikan doa ketika seseorang baru selesai bersin. Adanya kebiasaan ini sebenarnya dilandasi kepercayaan untuk melindungi tersebut dari kematian yang mengancam karena jantung berhenti berdetak karena bersin.

Namun benarkah jantung benar-benar berhenti berdetak ketika seseorang bersin? Dilansir dari Womenshealthmag, Christopher Kelly, MD, dokter jantung menyebut bahwa sesungguhnya bersin merupakan mekanisme pertahanan seseorang.

"Bersin merupakan perilaku berdasar insting yang dilakukan untuk membersihkan hidung dari debu," jelasnya.

Advertisement

Dasarnya, ketika bagian dalam hidung mengalami hal ini, kamu akan menutup mata, bernapas sangat dalam, serta otot dadamu akan memaksa udara untuk keluar dari paru-paru dalam kecepatan tinggi serta diembuskan melalui hidung dan membersihkan tubuh dari hal-hal yang tak seharusnya berada di sana. Lalu apakah hal ini berhubungan dengan jantung yang berhenti berdetak ketika bersin?

Benjamin S. Bleier, MD, seorang pakar otolaryngologis di Mass Eye and Ear, Boston menyebut bahwa sesungguhnya terdapat hubungan antara bersin dengan berhentinya detak jantung ini. Posisi jantung yang berada dekat dengan paru-paru dan dada dapat membuat sebuah saraf panjang bernama saraf vagus jadi aktif ketika bernapas dalam.

Saraf Vagus ini sendiri dapat mengirim sinyal kepada jantung untuk bergerak lebih lambat. Hal itu pula yang menyebabkan bernapas dalam-dalam dapat menyebabkan detak jantung lebih lambat.

Advertisement

"Pada beberapa orang, napas dalam yang terjadi sebelum bersin dapat mengaktifkan saraf vagus secara besar sehingga detak jantung jadi melambat atau bahkan detaknya jadi tak beraturan," ungkap Dr. Kelly.

Namun hal tersebut tak terjadi pada sebagian besar orang. Efek yang terjadi pada sebagian orang sebenarnya cukup normal dan tak sedramatis itu.

"Jantung bakal tetap berdetak secara normal selama bersin, tanpa efek yang berbeda," jelas Kelly.

Melambatnya detak jantung ini sendiri sebenarnya bukanlah hal yang harus terlalu ditakutkan. Bahkan bersin tak dapat membuat jantung berhenti berdetak untuk waktu yang dapat membahayakan nyawa.

Baca juga:
Salah Kaprah yang Umum Terjadi pada Sakit 'Asam Urat'
Masalah Kesulitan Merasakan Makanan Ternyata Lebih Dipengaruhi oleh Hidung
Alami Obesitas Bisa Buat Ketajaman Indera Penciuman Seseorang Turun
Apakah Menelan Biji Cabai Bisa Jadi Penyebab Munculnya Usus Buntu?
Kamu Perlu Tahu, Ini Perbedaan dari Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2
4 Penyebab nyamuk di Indonesia makin banyak dan ganas

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.