LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Banyak Pria Enggan Periksakan Kanker Prostat padahal Sudah Muncul Tanda-Tanda

"Waktu adalah kunci dalam perawatan kanker, tetapi kami justru sering mendapati pasien pria yang menunda memeriksakan diri ke dokter hingga kanker mereka telah mencapai tahap lanjut," tutur Richard Quek, Senior Consultant Medical Oncology Parkway Cancer Center (PCC) Singapore.

2019-02-05 14:07:00
Kanker
Advertisement

Kanker prostat merupakan penyakit non-kulit paling umum yang menyerang pria. Masalahnya banyak pria yang enggan memeriksakan penyakit ini karena alasan tertentu dan munculnya kanker ini juga disebabkan gaya hidup yang mereka anut.

Sebagian besar pria merasa perlu untuk unjuk kejantanan. Mereka cenderung mengadopsi gaya hidup tidak sehat dan menghiraukan tanda-tanda masalah kesehatan. Banyak dari mereka yang merasa tangguh.

Konsep 'kejantanan' mengakibatkan pria lebih rentan terserang kanker dibandingkan wanita. Dengan tingkat prevalensi tinggi, masih banyak yang enggan pergi ke dokter.

Advertisement

Kanker prostat merupakan kanker nomor tiga terbanyak di Indonesia setelah kanker paru-paru dan dubur. Di 100.000 populasi, ditemukan 15 kasus kanker prostat. Angka ini terus meningkat seiring dengan kesalahan persepsi pria.

"Waktu adalah kunci dalam perawatan kanker, tetapi kami justru sering mendapati pasien pria yang menunda memeriksakan diri ke dokter hingga kanker mereka telah mencapai tahap lanjut," tutur Richard Quek, Senior Consultant Medical Oncology Parkway Cancer Center (PCC) Singapore.

Pada umumnya pasien mengalami gejala seperti letih berkelanjutan dan gangguan kemih. Mereka menganggapnya sebagai penyakit ringan. Padahal Richard menegaskan keduanya dapat menjadi pertanda awal kanker prostat.

Advertisement

Poh Beow Kiong, ahli urologi dari PCC Singapore, menyebutkan bahwa usia berperan penting terhadap kanker prostat.

"Dari 100 laki-laki berusia 70 tahun, kemungkinan akan ditemukan 60-80 persen peluang ditemukannya sel kanker pada individu yang tampak sehat," kata Poh.

Beberapa faktor lain seperti genetik, obesitas, konsumsi rokok serta orang berkulit putih juga dapat memperbesar risiko kanker. Selain itu, banyak pria merasa takut akan kehilangan penisnya.

"Padahal tidak semua kanker prostat sifatnya ganas. Pertumbuhannya sangat lambat, yakni selama 10 tahun. Jenis yang jinak dapat dimonitor agar tidak berubah menjadi ganas dengan melakukan pengecekan setiap 6 bulan ke dokter spesialis onkologi," katanya.

Reporter: Annisa Mutiara Asharini
Sumber: Dream.co.id

Baca juga:
Tak Menyerah, 8 Artis Indonesia ini Mampu Taklukkan Kanker
5 Manfaat Menyehatkan dari Mencampur Teh Hijau dengan Madu
Ini Gejala Kanker Usus yang Dialami Istri Ustaz Maulana
Bahaya yang Mengancam dari Kebiasaan Mewarnai Rambut
Penderita Kanker Terus Meningkat Dari Tahun ke Tahun
Mengapa Kanker Hati Bisa Menyerang Anak Muda Seperti Gebi Ramadhan
Sejumlah Hal yang Perlu Diketahui Pria Mengenai Kanker Testis

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.