9 Penyakit penyebab kematian terbesar di dunia
Setiap tahunnya, jutaan manusia meninggal karena banyak hal. Salah satunya adalah penyakit yang diderita.
Setiap tahunnya, jutaan manusia meninggal karena banyak hal. Salah satunya adalah penyakit yang diderita. Berikut ini, Top RN to BSN pun melansir sembilan penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di dunia. Apa saja? Simak selengkapnya. Penyakit jantung terjadi ketika suplai darah ke jantung berkurang. Kebanyakan penyakit ini diderita oleh penduduk di negara barat. Pada mulanya, pembuluh darah arteri mengalami penggumpalan. Sehingga terjadi serangan jantung yang pelan-pelan merusak organ tersebut. Gaya hidup yang tidak sehat adalah salah satu penyebab penyakit jantung. Masih seputar penyakit kardiovaskular. Adalah stroke yang merupakan penyakit penyebab kematian di dunia. Stroke sendiri terjadi ketika suplai darah ke otak berkurang. Ketika kekurangan oksigen dan makanan, jaringan otak lama-lama mengalami kehancuran. Penyebab awal dari stroke adalah tekanan darah tinggi, kebiasaan merokok, dan kadar kolesterol yang tinggi. Beberapa contoh infeksi saluran pernapasan adalah bronkitis, bronkiolitis, dan pneumonia. Penyebabnya bisa jadi bakteri atau virus. Gejala dari infeksi saluran pernapasan di antaranya batuk, demam, sakit di bagian dada, sulit bernapas, dan produksi lendir berlebihan. Sementara penderita pneumonia terkadang juga mengalami gejala mual, muntah, dan diare. Chronic obstructive pulmonary disease atau COPD paling banyak ditemukan pada penduduk di negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Penyebab utama COPD adalah tembakau rokok. Sampai saat ini, COPD belum bisa disembuhkan. Sehingga COPD termasuk sebagai salah satu penyakit yang menyumbang angka kematian terbesar di dunia. Siapa sangka, penyakit yang dianggap sepele ini justru masuk ke dalam salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Bahkan dalam setahun (2012), korban penyakit diare mencapai 2,5 juta jiwa. Diare paling banyak diderita oleh warga Zimbabwe. Kemudian disusul dengan Lesotho, Swazilan, Afrika Selatan, dan Malawi. HIV/AIDS merupakan penyakit yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya. Sehingga penyakit ini ikut menyebabkan kematian terbesar di dunia. HIV/AIDS disebabkan oleh virus yang disebarkan melalui penggunaan jarum suntik bersama-sama, transfusi darah, serta hubungan seksual tanpa pengaman. Meski kanker payudara sering disebut sebagai pembunuh nomor satu bagi wanita, nyatanya penyumbang kematian terbesar di dunia adalah kanker paru-paru. Hal ini dikarenakan kanker paru-paru kebanyakan disebabkan oleh polusi udara. Tidak seperti gaya hidup yang bisa diatur sendiri oleh setiap orang, menghirup udara berpolusi tentu sulit dihindari, sehingga lebih banyak orang berisiko terkena kanker paru-paru. Lebih dari 95 persen kasus TBC ditemukan pada negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Biasanya orang yang menderita HIV justru meninggal akibat TBC. Meskipun penderita TBC setiap tahun dilaporkan berkurang, banyak ahli kesehatan yang berupaya untuk menemukan penyembuh dari penyakit ini. Pada tahun 2012 lalu, setidaknya ada 347 juta jiwa di dunia yang menderita diabetes. Sekitar 80 persen penderita diabetes pun ditemukan pada negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Padahal diabetes tipe 2 merupakan penyakit yang bisa dicegah jika seseorang mau menjalani gaya hidup sehat. Namun tidak semua orang sadar akan bahaya penyakit ini dan tetap menjalani pola hidup yang tidak sehat. Baca juga:Penyakit jantung
Stroke
Infeksi saluran pernapasan
Chronic obstructive pulmonary disease
Diare
HIV/ADIS
Kanker paru-paru
TBC
Diabetes
Ini bahaya suka marah-marah bagi kesehatan
Nonton TV tingkatkan risiko pembuluh darah menggumpal
Kebanyakan tidur bisa terkena penyakit jantung
Ini 5 penyebab utama penyakit jantung!
Bekerja meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita?
Mendengarkan musik kesukaan membuat jantung lebih sehat