LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

3 Kebutuhan Anak Agar Bisa Tumbuh Sehat dan Cerdas

"Yang pertama kali dilakukan adalah mencukupi nutrisi dan imunisasi lengkap supaya tidak mudah sakit. Dan anak juga harus mendapat perlindungan fisik. Kalau nakal, jangan dicubit atau dipukul, cukup diingatkan," kata dr. Soedjatmiko di Ayana Midplaza.

2019-02-13 16:16:00
Kesehatan Anak
Advertisement

Orangtua pasti menginginkan hal yang terbaik bagi anaknya baik di masa kini maupun masa depan. Menurut Dokter Tumbuh Kembang Anak, Soedjatmiko, terdapat tiga kebutuhan anak agar bisa lebih unggul dan sukses, yaitu nutrisi, imunisasi, dan interaksi dengan orangtua.

"Yang pertama kali dilakukan adalah mencukupi nutrisi dan imunisasi lengkap supaya tidak mudah sakit. Dan anak juga harus mendapat perlindungan fisik. Kalau nakal, jangan dicubit atau dipukul, cukup diingatkan," kata dr. Soedjatmiko di Ayana Midplaza.

Terpenuhinya nutrisi bisa terlihat di masa remaja. Tinggi badan, berat badan dan lingkar kepalanya akan tumbuh dengan baik.

Advertisement

"Kalau pendek di akhir masa remaja diakibatkan gizi kurang, berarti stunting. Diasumsikan anak memiliki kecerdasan rendah dan sulit dapat pekerjaan," jelasnya.

Tidak sulit memenuhi gizi anak. Cukup dengan memberi asupan makanan yang mengandung serat, kalsium, protein, vitamin B, vitamin C, zat besi dan zinc. Perhatikan juga kesehatan ususnya.

"Kesehatan tubuh terpusat di organ usus. Untuk menjaga usus, dibutuhkan serat pangan supaya bakteri baiknya tetap hidup dan berkembang. Untuk pertumbuhan fisik, dibutuhkan kalsium dan protein. Sedangkan otak butuh vitamin dan mineral," tutur Ahli Gizi, Saptawati Bardosono.

Advertisement

Setelah memerhatikan pertumbuhan fisik, orangtua perlu banyak berinteraksi dengan anak untuk merangsang potensi dan kecerdasan anaknya.

"Hal paling sederhana adalah mengajaknya bermain, berbicara, belajar mengenal warna, bentuk, menghapal nama, bermain puzzle, menonton, membaca buku dan bermain dengan teman," ungkap Soedjatmiko.

Jika nutrisi dan imunisasi serta berhasil mengajaknya bermain, orangtua perlu memberikan kasih sayang.

"Pujilah mereka ketika berhasil melakukan sesuatu supaya anak berani berkreasi. Sayangilah mereka dari dalam kandungan untuk melatih kecerdasan emosinya," tandasnya.

Reporter: Cynthia Amanda Male
Sumber: Dream.co.id

Baca juga:
Minum Sedikit Disertai Demam Bisa Jadi Indikator Anak Mengalami DBD
Walau Diperlukan, Kebanyakan Protein Bisa Bahayakan Ginjal Buah Hati
Protein Merupakan Nutrisi yang Jangan Sampai Lupa Diberikan pada Anak
Begini Cara Jaga Kesehatan Buah Hati Ketika Musim Hujan Mendera
Orang Tua Kurang Edukasi, Masalah Gizi Buruk Masih Mengancam Anak Indonesia
Kendati Dana Cekak, Sejumlah Nutrisi ini Perlu Diperhatikan Bagi Buah Hati

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.