LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PROPERTI

Muara Wisesa klaim proyek Pluit City tak dijual di China

"Tidak ada program pengenalan produk proyek Pluit City di Tiongkok, apalagi penjualan."

2016-08-30 20:15:00
Properti
Advertisement

Anak perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Muara Wisesa Samudra (MWS) mengaku seluruh materi promosi proyek properti di Pluit City dipersiapkan untuk pengumpulan minat loyal customer APL, khususnya warga negara Indonesia. Perseroan mengklaim tak menjual properti tersebut ke negara lain termasuk China.

Direktur Pemasaran MWS Matius Jusuf, mengatakan, video profil properti berbahasa Mandarin yang kini banyak beredar di media sosial merupakan bagian dari program pengenalan produk yang dipersiapkan untuk Pluit City. MWS membuat video profil tersebut dalam tiga versi, yaitu Bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin untuk menghargai keragaman budaya dan bahasa masyarakat Indonesia.

"Tidak ada program pengenalan produk proyek Pluit City di Tiongkok, apalagi penjualan. Selama ini program pengenalan produk Pluit City masih pada batas pengumpulan minat dari pelanggan loyal kami, khususnya Jakarta yang populasinya terus meningkat pesat, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas. Selain itu, pembelian properti oleh warga negara asing di Indonesia masih sangat sulit untuk dilakukan, jadi akan sangat tidak menguntungkan bagi kami untuk melakukan pengenalan produk kepada non-WNI," ujar Matius dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/8).

Advertisement

Matius menegaskan pihaknya selalu melakukan test market kepada pelanggan untuk mengetahui tingkat minat sekaligus mendapatkan masukkan terhadap proyek-proyek perusahaan. Hal ini berguna bagi perusahaan untuk menyempurnakan pembangunan proyek sesuai dengan minat pelanggan.

Sebagai anak perusahaan publik, lanjutnya, perseroan senantiasa menjunjung tinggi dan taat terhadap setiap regulasi yang berlaku. Untuk itu, MWS tidak mungkin melakukan tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan.

"Isu yang tidak benar seperti ini jika terus dikembangkan hanya akan merugikan kita semua. Sektor properti adalah salah satu kunci pertumbuhan ekonomi nasional dengan multiplier effect yang sangat besar dan luas," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Paket Kebijakan Jilid XIII gairahkan pembangunan rumah murah
Pemerintah buat aturan bangunan rumah pakai produk dalam negeri
Meski ukuran mungil, rumah ini tetap nyaman ditempati penghuninya
REI: Dana repatriasi masuk properti pilihan aman
Perumnas bangun rusunami di Bekasi, satu unit dijual Rp 184 juta
5 Untung rugi membeli rumah jadi atau bangun sendiri
Rumah Hobbit mewah di Inggris seharga 11,9 miliar

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.