LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Yusril tak masuk Timses, tapi penasihat hukum pribadi Jokowi-Ma'ruf

Sekjen PSI itu meyakini keberadaan Yusril tak tumpang tindih dengan Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional. Mantan Menteri Kehakiman itu merupakan pengacara di luar struktur Tim Kampanye Nasional.

2018-11-06 12:34:20
Yusril Ihza Mahendra
Advertisement

Advokat Yusril Ihza Mahendra menerima tawaran sebagai kuasa hukum pasangan calon presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni menjelaskan, posisi Yusril sebagai kuasa hukum pribadi pasangan calon nomor urut 01.

"Iya, kuasa hukum Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf dalam kedudukannya sebagai capres dan cawapres," kata Antoni saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (6/11).

Yusril tak masuk ke dalam Timses. Dia akan menangani pribadi Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Advertisement

Sekjen PSI itu meyakini keberadaan Yusril tak tumpang tindih dengan Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional. Mantan Menteri Kehakiman itu merupakan pengacara di luar struktur Tim Kampanye Nasional.

Yusril bakal sinergi dengan memberikan pandangan hukum kepada tim. "Beliau malah akan sinergis dengan divisi hukum TKN. Dengan pengetahun Pak Yusril soal hukum justru akan sangat membantu," ucapnya.

Namun, Antoni belum mengetahui apa saja tugas Yusril sebagai penasihat hukum pasangan calon. Menurutnya, Yusril bakal memberikan saran-saran terkait langkah hukum kepada pasangan calon.

Advertisement

"Belum tahu apa saja detailnya. Saya pikir segala sesuatu terkait dengan hukum bisa mendapatkan saran dan masukan dari Pak Yusril," ucapnya.

Sementara Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menegaskan, Tim hukum TKN fokus menangani internal. Sementara Yusril fokus pada capres dan cawapres.

"Direktorat hukum jadi bisa fokus menangani gugatan atau laporan terkait Tim kampanye nasional dan daerah, sementara Yusril fokus ke Capres-Cawapres," kata Karding.

Baca juga:
Tim Prabowo-Sandi tak gentar hadapi Yusril sebagai kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf
Yusril gabung Jokowi, PAN yakin keluarga Masyumi tetap dukung Prabowo
Bawaslu Riau minta Mendagri sanksi 11 kepala daerah deklarasi dukung Jokowi
Gerindra: Kader PBB belum tentu ikut Yusril dukung Jokowi
Yusril pernah menolak ajakan Sandiaga gabung kubu Prabowo
Jokowi bersyukur Yusril jadi kuasa hukumnya
Prabowo tolak impor, Ma'ruf Amin setuju impor asal tak berlebihan

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.