LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Yusril prediksi Jokowi dan Prabowo akan head to head di Pilpres 2019

Ahli Hukum Tata negara ini setuju jika dalam Pilpres 2019 hanya terdapat dua poros. Dia hanya menyarankan bagi para calon presiden untuk dapat memiliki wakil yang bisa menaikan jumlah suaranya.

2018-04-09 19:36:12
Yusril Ihza Mahendra
Advertisement

Ketua Umum (Ketum) Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan poros ketiga sulit terbentuk jika calon yang maju adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya apabila pemilu presiden dilakukan sekarang maka Jokowi akan mengungguli Prabowo.

"Mungkin saja terbentuk namanya politik. Kemarin kita bilang agak sulit tapi sekarang bisa terjadi tapi bisa juga hanya ada dua paslon. Kalau sudah mengerucut pasangan itu Pak Prabowo dan Jokowi nampaknya agak sulit muncul poros ketiga," kata Yusril di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/4).

"Perkiraan saya kalau head to head sekarang Pak Prabowo dengan Pak Jokowi kemungkinan Pak Jokowi akan memenangkan pertarungan ini," ujarnya.

Advertisement

Ahli Hukum Tata negara ini setuju jika dalam Pilpres 2019 hanya terdapat dua poros. Dia hanya menyarankan bagi para calon presiden untuk dapat memiliki wakil yang bisa menaikan jumlah suaranya.

"Misal Prabowo pendapat saya adalah bahwa wapres bersama beliau harus punya nilai tambah mendukung beliau supaya melambung ke atas. Kalau diambil wapres yang tidak mengatrol beliau ke atas engga ada gunanya," ucapnya.

Diketahui, dalam Pilpres 2019 mendatang terdapat dua calon yang kuat untuk bisa maju Pilpres 2019. Calon tersebut adalah Presiden Jokowi dan Prabowo.

Advertisement

Jokowi saat ini sudah didukung lima partai pendukung yakni PDIP, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai NasDem, dan PPP. Sedangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga kini belum mendeklarasikan dirinya maju pilpres dan kemungkinan akan menggaet PKS sebagai rekan koalisi.

Baca juga:
Moeldoko sebut kupon sembako Jokowi bukan bagian kampanye Pilpres 2019
PKS desak Gerindra untuk segera deklarasi calon presiden 2019
Ini kata KPU dan Bawaslu soal gerakan #2019GantiPresiden
PKB sebut poros ketiga bubar jika PAN dan Demokrat dukung Jokowi
Yusril: Masa baju kotak-kotak bisa bikin orang jadi presiden
PKS: Banyak parpol gabung ke Pak Jokowi kami senang, lebih mudah ngalahin

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.