LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Wiranto Sebut Ada atau Tidak Surat SBY, Jokowi Tak Mau Gunakan Politik Identitas

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi selalu mengedepankan persatuan bangsa. Karenanya, calon petahana itu tidak akan menggunakan politik identitas pada Pilpres 2019 ini.

2019-04-08 17:33:46
Presiden Jokowi
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi selalu mengedepankan persatuan bangsa. Karenanya, calon petahana itu tidak akan menggunakan politik identitas pada Pilpres 2019 ini.

"Berkali-kali beliau menyampaikan bahwa ayo kita bersatu, bersatu sebagai bangsa, karena ini warisan dari para pendahulu kita, ini juga merupakan persyaratan bagi negara kita untuk maju," ujar Wiranto usai memberikan Sertifikat HKI dan Akta Pendirian Badan Hukum kepada Pelaku Ekonomi Kreatif di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/4).

Ajakan kepada masyarakat untuk menjaga persatuan sering dilakukan Jokowi dalam kapasitasnya sebagai kepala negara. Sehingga saat mencalonkan kembali sebagai presiden periode mendatang, Jokowi enggan menggunakan politik identitas karena dinilai dapat memecah belah bangsa.

Advertisement

"Beliau selalu merangkul semua komponen bangsa untuk tidak menggunakan politik identitas karena berbahaya. Apakah agama, suku, profesi, semua di mata hukum punya hak yang sama untuk melakukan Pemilu," kata Wiranto.

"Sehingga ada pesan atau tidak dari Pak SBY, maka Pak Jokowi yang saya ikuti selama ini selalu membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," sambungnya.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sebelumnya mengirimkan surat kepada petinggi Partai Demokrat terkait Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK, Senayan yang dianggap tidak lazim.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, SBY meminta agar tidak ditonjolkan politik identitas karena dapat memicu perpecahan. Pesan untuk menghindari politik identitas juga ditujukan untuk calon pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Golkar Nonaktifkan Ketua DPD Wonosobo Karena Dukung Prabowo-Sandiaga
Ma'ruf Amin: Kalau Tak Ada Infrastruktur, Gimana Mau Angkut Makanan?
Jokowi Soal Imbauan Prabowo Putihkan TPS: Wah Rukun, Bagus, Kita Harapkan Semua Rukun
Jokowi Sepakat dengan SBY Hindari Politik Identitas saat Kampanye
Kampanye di Kupang, Jokowi Banggakan Pembangunan 7 Bendungan di NTT
Jokowi Target Menang Minimal 80 Persen di NTT

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.