LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Warga Makassar Curhat ke Anies soal Kesulitan Air Bersih dan Listrik Sering Dipadamkan

Calon Presiden Anies Baswedan menerima curhat warga soal air bersih dan pemadaman PLN.

Minggu, 05 Nov 2023 20:30:00
anies baswedan
Warga Makassar Curhat ke Anies soal Kesulitan Air Bersih dan Listrik Sering Dipadamkan (merdeka.com)
Advertisement

Anies mengapresiasi gerakan relawan yang membagikan air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Anies di Yogyakarta © 2023 maverick

Warga Makassar Curhat ke Anies soal Kesulitan Air Bersih dan Listrik Sering Dipadamkan

Anies Baswedan Bicara Gibran Cawapres Prabowo © 2023 maverick

Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan menerima curhat warga Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar saat memantau penyaluran bantuan air bersih. Saat ini, Kota Makassar mengalami kekeringan dan pemadaman bergilir dari PLN. 

Anies mengapresiasi gerakan relawan yang membagikan air bersih bagi warga yang membutuhkan. Meski demikian, kata Anies, penyaluran bantuan air bersih bukan solusi jangka panjang tapi sifatnya temporer.

"Kita apresiasi atas inisiatif untuk membagikan air bagi warga yang membutuhkan. Tapi ini bukan solusi jangka panjang, ini temporer," ujarnya kepada wartawan, Minggu (5/11).  

Anies Baswedan Bicara Gibran Cawapres Prabowo © 2023 maverick

Anies mengaku pembangunan selama ini pemerintah hanya berkonsentrasi pada infrastruktur makro. Tetapi, pemerintah sering lupa membangun infrastruktur mikro.

"Infrastruktur mikro yang untuk rumah tangga justru sering tidak mendapatkan perhatian cukup,"  

kata dia.

Advertisement
Anies menjelaskan infrastruktur mikro yang dimaksud seperti ketersediaan air bersih bagi rumah tangga. Selanjutnya, ketersediaan listrik dan gas bagi rumah tangga.

"Itu semua adalah contoh-contoh infrastruktur mikro," kata dia.

Anies mengaku pembangunan infrastruktur mikro merupakan program prioritas jika terpilih menjadi Presiden RI. Ia menambahkan pemerintah seharusnya hadir membantu rumah tangga saat kesulitan air, gas, dan listrik. 

"Sekarang nih, keluarga perlu air, dia cari sendiri, perlu gas cari sendiri. Nah kalau negara membangun infrastruktur mikro, maka rumah tangga itu dananya bisa digunakan untuk kebutuhan lain dan pelayanan bisa berjalan tanpa interupsi dan hambatan. Jadi prioritasnya di situ," 

tegas Anies.

merdeka.com

Advertisement

Sebelum di Silaknas ICMI, Anies menyinggung soal pembangunan di Indonesia tak merata. Anies menilai, pemerintah pusat hanya fokus pembangunan di wilayah Pulau Jawa. Sementara, wilayah Indonesia Timur seakan di nomor duakan.

Dia menyampaikan, setiap wilayah itu punya karakteristik dan kebutuhan yang berbeda-beda.

Anies Baswedan, Ganjar Pranowo © 2023 maverick

"Kami sudah sampaikan bahwa pentingnya kita serius melakukan perubahan paradigma dari pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan, menjadi pertumbuhan dan pemerataan," 

ujar Anies.

Untuk mengatasi itu, ada tiga yang akan menjadi prioritasnya dengan meluruskan paradigma untuk menghadirkan kesetaraan. Pertama, dari fokus utamanya pada pertumbuhan, menuju pertumbuhan dan pemerataan.

Kedua, dari pendekatan sektoral, menuju pendekatan sektoral dan kawasan. Ketika, dari menyelesaikan proyek pemerintah, menuju untuk menuntaskan persoalan warga.

Terkait hal itu, Anies menegaskan bahwa ada ketimpangan antar sektor atau bidang. Sebagai upaya untuk mengatasi masalah ini, Anies menyebut peran semua pihak sangat dibutuhkan. Bukan hanya pemerintah, tetapi para ilmuwan atau ahli di bidangnya masing-masing harus dilibatkan.

"Jangan itu diserahkan kepada pemerintah saja, keputusannya hanya ditandatangani pemerintah. Sehingga menjadi fiskal atau program. Tetapi substansinya sebaiknya libatkan pra ilmuan," 

bebernya.

merdeka.com

Advertisement

Anies memaparkan ada empat yang harus dipikirkan untuk mencari sebuah solusi. Pertama, hal apa yang harus diteruskan dari kebijakan ilmu pengetahuan hari ini.

Kedua, hal apa yang menjadi koreksi dari kebijakan terkait dengan bidang keilmuan. Ketiga, hal apa yang harus dihentikan dari program-program pemerintah pusat.

"Dan keempat, hal baru apa yang harus dikerjakan untuk melakukan reformasi dan perubahan. Empat itu yang kita butuhkan," pungkasnya. 

Berita Terbaru
  • Modus Iming-iming Rp220 Juta, Polisi Ungkap Awal Kasus Video Porno di Batang
  • Freelander 8 Hadir, Tawarkan Karakter Off-Road Autentik
  • Ini Respons Driver Ojol Soal Rencana Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen
  • Imbas Perang Iran, Harga BBM di California Tembus USD6
  • Arab Saudi Beri Cuti Haji 15 Hari untuk Karyawan dengan Gaji Tetap Dibayar
  • anies baswedan
  • capres 2024
  • krisis air bersih
Artikel ini ditulis oleh
Editor Raynaldo Ghiffari Lubabah
I
Reporter Ihwan Fajar
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.