Waketum Gerindra minta kubu Agung pakai cara beradab
Menurut Edhy, upaya pendudukan paksa di Fraksi Partai Golkar menjadi contoh tidak baik bagi masyarakat.
Upaya pendudukan Fraksi Partai Golkar di DPR oleh kubu Agung Laksono terhadap kubu Aburizal Bakrie disayangkan Partai Gerindra.
"Saya sangat menyayangkan kabar tersebut. Ini lembaga beradab, pakailah cara yang pantas," tegas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo melalui siaran persnya, Senin (30/3).
Menurut Edhy, upaya pendudukan paksa di Fraksi Partai Golkar juga menjadi contoh tidak baik bagi pendidikan politik kepada masyarakat. Seharusnya, lanjut Edhy, kedua pihak menunggu keputusan hukum yang tetap dan mengikat.
"Putusan hukum kan hanya menunggu waktu, bersabarlah sampai ada keputusan yang tetap," ujar Edhy yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPR ini.
Sebagaimana diketahui, petang tadi kantor Fraksi Partai Golkar di lantai 12 Gedung DPR diduduki oleh kubu Agung Laksono. Kejadian ini menyita perhatian aparat keamanan dan para wartawan. Beruntung, tidak ada benturan fisik atas kejadian ini. Hingga kini, kedua kubu masih bertahan di ruang Fraksi Partai Golkar.
Baca juga:
Fadli Zon datangi ruang Fraksi Golkar yang dikuasai kubu Agung
Usai kuasai ruangan fraksi, Golkar kubu Agung bilang ingin bekerja
Kubu Agung dobrak pintu ruang fraksi, Kapolda Metro datangi DPR
Ruang fraksi dikuasai Golkar kubu Agung, Bamsoet dan Ade sembunyi
Lapor ke Bareskrim, kubu Ical serahkan surat pemecatan Gumiwang
Usai dobrak ruang pimpinan fraksi, Golkar kubu Agung gelar konpers