LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Wacana Prabowo-Airlangga, Golkar: Kita Serahkan ke Ketum

Golkar kian intens membangun komunikasi dengan koalisi Gerindra dan PKB. Hal ini bisa mengubah konfigurasi capres dan cawapres jelang Pemilu 2024.

2023-03-14 13:50:47
Partai Golkar
Advertisement

Golkar kian intens membangun komunikasi dengan koalisi Gerindra dan PKB. Hal ini bisa mengubah konfigurasi capres dan cawapres jelang Pemilu 2024.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, wacana duet Prabowo-Airlangga bisa saja terjadi. Sebab, proses wacana bongkar pasang capres bakal terus terjadi jelang pendaftaran ke KPU nantinya.

"Dinamika itu bagian dari yang harus dilalui ya menuju proses pendaftaran pilpres 2024. Oleh karena itu saya kira berbagai kemungkinan konfigurasi itu menurut saya masih sangat dinamis dan tentu yang memiliki otoritas untuk menentukan siapa dan bagaimana tentu kewenangannya ada pada ketua umum masing-masing partai politik," kata Ace dihubungi, Selasa (14/3).

Advertisement

Ace mengatakan, KIB tegas menginginkan kader dari partai internal untuk diusung di pilpres 2024. Hal itu sebagai otoritas partai yang di dalam konstitusi memiliki kewenangan untuk mencalonkan pasangan capres-cawapres.

Hingga saat ini sambung Ace, KIB masih membahas soal capres-cawapres yang akan diusung. Walaupun secara resmi Partai Golkar menginginkan Airlangga Hartarto diusung sebagai capres.

Advertisement

"Oleh karena itu saya kira orang boleh saja berasumsi tentang berbagai dinamika yang terjadi tapi intinya soal figur di KIB nanti akan dibahas antar ketua umum," ujar Ace.

Terkait klaim Ketum PKB Muhaimin Iskandar sudah dekat dengan Golkar, Ace mengatakan, komunikasi intensif kepada seluruh partai politik. Termasuk dengan PKB dan Gerindra.

Apalagi kata Ace, KIB sejak awal terbuka untuk berkoalisi dengan partai politik lain maupun dengan koalisi yang terbentuk di luar KIB.

"Harus dijaga karena yaitu tadi saya kira sampai waktu yang telah ditentukan pasti proses perubahan politik bisa berjalan sesuai dengan dinamika yang terjadi," kata Ace.

Menurutnya, KIB sendiri punya tenggat waktu untuk memnculkan capres-cawapres yang akan diusung. Menurutnya keputusan politik tak bisa dalam ruang yang kosong tapi juga harus melihat dinamika yang terjadi terkait dengan partai dan kemungkinan koalisi lain.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.