Uu Ruzhanul: Jangan seolah-olah kita paling hebat walau menang
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang mendampingi Calon Gubernur Ridwan Kamil menyatakan, dalam berpolitik jangan terlalu bergembira ketika mendapatkan kemenangan, tetapi harus menyikapinya secara sederhana.
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang mendampingi Calon Gubernur Ridwan Kamil menyatakan, dalam berpolitik jangan terlalu bergembira ketika mendapatkan kemenangan, tetapi harus menyikapinya secara sederhana.
"Dalam politik jangan berlebihan, jangan terlalu gembira dan terlalu sedih, tengah-tengah saja," kata Uu kepada wartawan di Pendopo Tasikmalaya, dikutip dari Antara, Sabtu (30/6).
Politikus PPP ini menuturkan, pencalonannya dalam Pilkada Jabar 2018 itu sudah diketahui dari hasil penghitungan cepat pasangan Ridwan Kamil-Uu meraih suara terbanyak dibandingkan tiga pasangan calon gubernur-wagub lainnya.
Meskipun hasil survei itu mengumumkan dirinya bersama Ridwan Kamil menang, Uu menyampaikan tidak akan ada perayaan khusus untuk kemenangan tersebut.
"Enggak ada perayaan khusus," kata Bupati Tasikmalaya itu.
Ia menyampaikan, perolehan suara dalam Pilkada Jabar itu merupakan keputusan Tuhan, manusia hanya dapat berusaha untuk bisa menggapai cita-cita, selebihnya karena takdir Tuhan.
"Semua dengan takdir," katanya.
Dia menambahkan, manusia tidak boleh merasa paling hebat ketika mendapatkan kemenangan, termasuk dalam ajang Pilkada Jabar.
Semua kandidat, kata dia, memiliki kehebatan dan bagus untuk membangun Jabar, tetapi Tuhan berkehendak lain dan menetapkan yang terpilih Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
"Jangan seolah-olah kita paling hebat walau menang, tim lain juga bagus, cuma Allah takdirkan kami jadi juara," katanya lagi.
Baca juga:
Cagub Jabar yang kalah bisa gugat ke MK, tapi ini syaratnya
Golkar sebut kekalahan di Pilgub Jabar jadi 'warning' hadapi Pemilu 2019
Dedi Mulyadi sebut elektabilitas Asyik naik setelah bawa isu #2019GantiPresiden
Indo Barometer yakin hitung cepat Pilgub Jabar tak jauh beda dengan hasil resmi KPU
Penjelasan guru yang dipecat karena dianggap coblos Kang Emil
Duo DM kalah dari Asyik di Pilgub Jabar, Golkar evaluasi titik lemah
Kalah dihitung cepat, Dedi Mulyadi ngaku akan fokus kegiatan sosial