LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Timses Prabowo dinilai belum 'full speed', PPP nilai keuntungan bagi Jokowi-Ma'ruf

Berbeda dengan kubu Prabowo, Awiek memastikan internal koalisi Jokowi 'sehat' dan kompak. Setiap partai pendukung telah membagi tugas dengan baik urusan Pileg dan Pilpres.

2018-11-02 21:04:27
Prabowo-Sandiaga
Advertisement

Wasekjen PPP Ahmad Baidowi menilai kondisi internal koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang tengah goyah menjadi keuntungan bagi koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun, kata Awiek sapaan Baidowi, enggan mengurusi 'dapur' koalisi Prabowo.

Hal ini menyusul sikap Demokrat yang memilih fokus konsolidasi internal menghadapi Pemilu Legislatif 2019 ketimbang mempromosikan Prabowo-Sandi.

"Kalau itu terjadi berarti keuntungan buat kami. Namun demikian kami tak terpengaruh kondisi mereka. Kami fokus pada kondisi soliditas internal," kata Awiek saat dihubungi merdeka.com, Jumat (2/11).

Advertisement

Awiek memaklumi langkah Demokrat itu. Sikap Demokrat, menurutnya, wajar mengingat partai punya kepentingan untuk merebut sebanyak mungkin kursi di parlemen. Selain tentunya memenangkan jagoan mereka di Pilpres.

"Mungkin mereka punya cara tersendiri. Apalagi pemilu serentak parpol punya tanggungjawab untuk mendongkrak kursi," ujarnya.

Berbeda dengan kubu Prabowo, Awiek memastikan internal koalisi Jokowi 'sehat' dan kompak. Setiap partai pendukung telah membagi tugas dengan baik urusan Pileg dan Pilpres.

Advertisement

"Yang jelas di KIK masih solid karena ada pmbgian tugas. Misal d PPP ada yang menangani pileg dan ada yang menangani pilpres. Dua-duanya jalan bersama," tandas Awiek.

Sebelumnya, Partai Demokrat mengakui saat ini tengah fokus melakukan konsolidasi internal menghadapi Pemilu Legislatif 2019. Sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah keliling Jawa untuk bertemu kader di berbagai daerah.

Wasekjen Demokrat Andi Arief menegaskan, mengkampanyekan Prabowo-Sandi akan dilakukan setelah konsolidasi internal selesai dilakukan.

Di sisi lain, Andi melihat, tim kampanye Prabowo-Sandi belum sepenuhnya menggunakan kekuatan untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Tim kampanye Prabowo-Sandi belum terlihat full speed. Karena itu lebih baik Partai Demokrat konsolidasi internal dulu. Karena tidak mungkinkan Partai Demokrat yang berinisiatif full speed," jelas Andi saat dihubungi merdeka.com, Kamis (1/11).

Dia berharap tim kampanye Prabowo-Sandi berada di garis depan untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2019. Dia tak ingin, Demokrat malah lebih depan memenangkan Prabowo-Sandi ketimbang timsesnya sendiri.

"Demokrat kan follower, maka tidak boleh mendahului," kata Andi.

Baca juga:
NasDem: Hak kubu Prabowo mau berantem atau solid, tapi kami lihat mereka rapuh
Prabowo akhiri safari di Jatim dengan ziarah ke makam Sunan Ampel
Eddy Soeparno: Emak-emak yang merasakan harga-harga mahal pilih PAN & Prabowo-Sandi
PKS bilang elektabilitas Jokowi stagnan, rakyat siap pindah pilihan di 2019
Hanura nilai Pilpres 2019 nyaris selesai, PKS sebut Gede Pasek lebay!

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.