Tim pemenangan yakin Pandji bisa sosialisasikan program Anies-Sandi
Tim pemenangan yakin Pandji bisa sosialisasikan program Anies-Sandi. Kubu Anies-Sandi menganggap, pemilihan public figure sebagai tim pemenangan tidak hanya didasarkan pada tingkat popularitas. "Kalau public figure yang terkenal, populer banyak, tapi apakah bisa menyedot orang bisa milih? Belum tentu," kata Syarief.
Tim Pemenangan tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta menggunakan beragam cara untuk menjaring suara sebanyak-banyaknya. Salah satunya dengan menggaet artis.
Hal itu pertama kali dilakukan Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan menunjuk Sophia Latjuba sebagai juru bicara. Kemudian diadopsi Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno yang memasukkan Pandji Pragiwaksono sebagai juru bicara dengan harapan menjaring pemilih muda.
Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Syarief menganggap, pemilihan public figure sebagai tim pemenangan tidak hanya didasarkan pada tingkat popularitas. Banyak pertimbangan lain dalam keputusan tersebut, seperti kompetensi yang dimiliki oleh public figur tersebut.
"Kalau public figure yang terkenal, populer banyak, tapi apakah bisa menyedot orang bisa milih? Belum tentu," katanya di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10).
Anggota DPRD DKI Jakarta ini mengungkapkan, pihaknya memilih public figure yang dianggap bisa menyampaikan program Anies-Sandiaga kepada pemilih pemula.
"Kami buktiin orang yang punya kompetensi jadi juru bicara. Mengomunikasikan program ke masyarakat yang disasar pemilih pemula," tutup Syarief.
Baca juga:
Sandi soal survei LSI: 5 Bulan ke depan, kita genjot turun ke warga
Anies Baswedan rekrut Pandji Pragiwaksono jadi jubir pemenangan
Sebut survei seperti martabak, Ahok diminta belajar lagi
LSI sebut Ahok potensi kalah karena elektabilitas terus merosot
LSI prediksi Ahok terlempar di putaran pertama Pilgub DKI
LSI: Ahok-Djarot tumbang di putaran 2 Pilgub DKI
LSI: 55 Persen warga DKI tolak gubernur non-muslim