Tim Jokowi Sebut Dana Kampanye Bertambah Bukan Dari Sumbangan Pihak Luar
Masalah besaran angkanya masih belum mau mengumumkannya. Semuanya akan dibeberkan 2 Januari 2019.
Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Wahyu Sakti Trenggono mengatakan jumlah kampanye sudah bertambah dari dana awal yang dilaporkan Rp 11 Miliar. Dia membantah dananya minus atau tak terkumpul.
"Enggak. Masa gotong royong, minus. Iya sudah (bertambah). Tapi sifatnya gotong royong. Tapi belum ada perusahaan A nyumbang, perusahaan B nyumbang," ucap Wahyu saat ditemui dalam acara Workshop Nasional TKN-TKD Jokowi-Ma'ruf, di Sahid, Jakarta, Jumat (7/12/2018).
Dia menegaskan, semuanya memang dari TKN, partai. Sehingga tak ada dari pihak luar.
"Dari teman-teman TKN, kemudian sumbangan dari semua partai, sementara ini belum ada yang dari luar. Prinsipnya gotong royong. Untuk memenangkan Capres kan gotong royong," jelas Wahyu.
Soal alasannya, tak mau membuka detailnya ke media, bukan karena tidak mau transparan. Tapi agar lebih detail pelaporannya.
"Ya biarin aja. Kan tidak harus sama. Oh transparan, pasti transparan. Tapi akurat kan lebih bagus, daripada salah beritanya. Tim kita sedang susun," kata Wahyu.
Masalah besaran angkanya masih belum mau mengumumkannya. Semuanya akan dibeberkan 2 Januari 2019.
"Nanti tanggal 2 (Januari). Pengumpulannya tanggal 2. Kalau sekarang kan terus bergerak. Seperti untuk kegiatan di Lampung, Palangkaraya," jelas Wahyu.
Dia pun mencontohkan, anggaran untuk Rakernas TKN di Surabaya saja, sudah menelan Rp 9,7 miliar.
"Untuk akomodasi, kemudian ngumpul, sewa tempat, konsumsi, transportasi, alat peraga. Seperti di Jawa Timur waktu di Surabaya habis Rp 9,7 miliar. Itu kan besar, acara Rakernas," cerita Wahyu.
Saat ditegaskan kembali, artinya jumlah yang dimiliki berada di sekitar puluhan miliar? Dia membenarkannya.
"Saya kira bisa," pungkas timses Jokowi tersebut.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Hanya PDIP, PKB dan Gerindra yang Diuntungkan di Pilpres 2019
Buka Muspimnas, Ketum PKPI Harap Efek Elektoral Jokowi Untuk Lolos ke Parlemen
Daerah-Daerah ini Kubu Jokowi Kerja Keras Raih Suara
TKN Jokowi Dukung Usulan Tema Korupsi dan Orde Baru Masuk di Debat Capres
Kubu Jokowi Ingatkan Prabowo Masa Sulit Media di Orde Baru
Ketua GNPF Ulama Bertemu Ma'ruf Amin: Sebatas Membesuk Orangtua dan Ketua Umum Kami