LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Tim Jokowi nilai Prabowo lakukan kampanye hitam jika tak ada bukti elit 'main' impor

Karding menantang Prabowo membeberkan bukti pernyataannya. Dia juga mendorong Prabowo melaporkan ke KPK jika ada pejabat yang bermain impor.

2018-10-25 12:38:39
Pilpres 2019
Advertisement

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menilai tuduhan Prabowo Subianto soal elit bermain impor, tergolong kampanye hitam. Menurutnya, mantan Danjen Kopassus itu cuma melempar isu tanpa ada pembuktian.

"Kalau sekadar isu tanpa pembuktian, maka itu bisa masuk dalam kategori kampanye hitam," kata politikus PKB itu melalui pesan singkat, Kamis (25/10).

Karding menantang Prabowo membeberkan bukti pernyataannya. Dia juga mendorong Prabowo melaporkan ke KPK jika ada pejabat yang bermain impor.

Advertisement

"Saya kira dugaan dan statement itu harus dibuktikan beliau bisa lapor KPK kalau memang ada pejabat yang bermain impor," ucapnya.

Karding membantah tudingan Prabowo yang menyebut Indonesia masih kekurangan gizi. Menurutnya, selama kepemimpinan Jokowi, angka kekurangan gizi justru berhasil diturunkan dari 38 persen di 2014 menjadi 30 persen di 2018.

Dia tak melihat upaya konkret yang dilakukan Prabowo untuk menyelesaikan masalah gizi. Protein hewani seperti daging dan susu itu tak familiar di masyarakat karena ada protein yang lebih baik.

Advertisement

Baca juga:
Politisi PKS sebut perkataan sontoloyo Jokowi sangat tidak mendidik
Zulkifli Hasan sebut kubu Prabowo-Sandi kalah logistik dibanding Jokowi-Ma'ruf
Saat Jokowi keceplosan kata sontoloyo, begini reaksi para politikus
Jawab tudingan elit main impor, PSI tantang Prabowo bicara data dan lapor KPK
Elektabilitas naik, PKB klaim coattail effect Jokowi dan Ma'ruf Amin
Di depan nelayan Tegal, Sandiaga kembali 'senggol' kebijakan perikanan

"Tetapi sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat kita bisa dengan potensi lokal kita. Misalnya ikan, kacang kacangan dan lain lain. itu jauh lebih murah dari pada sumber protein dari daging dan susu," ucapnya.

Sebelumnya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto ingin Gerakan Emas alias Gerakan Emak dan Anak Minum Susu sebagai gerakan nasional. Gerakan tersebut sebagai perlawanan terhadap stunting atau pertumbuhan anak yang melambat.

Prabowo ingin Indonesia swasembada pangan agar tidak terjadi kekurangan gizi. Dia menyebut swasembada tak terjadi karena elite bermain impor.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.