LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Terjerat OTT KPK, Rohidin Mersyah Keok di Pilkada Bengkulu Versi Quick Count

Rohidin Mersyah yang baru saja terjerat OTT KPK kalah di Pilkada Bengkulu.

Jumat, 29 Nov 2024 11:31:00
pilkada bengkulu
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (kiri mengenakan masker) saat tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (24/11/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Pasangan Helmi Hasan-Mian unggul dalam Pilkada Bengkulu 2024 berdasarkan hasil quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Pasangan ini mengantongi suara sebesar 56,18%.

Helmi Hasan-Mian mengalahkan pasangan calon petahana, Rohidin Mersyah-Meriani, yang hanya mendapatkan 43,82%.

Quick count ini dilakukan LSI Denny JA berdasarkan data dari 300 sampel TPS dan mencatat tingkat partisipasi pemilih mencapai 76,87%.

Kekalahan Rohidin Mersyah, yang baru-baru ini terlibat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkait pemerasan dan gratifikasi, menjadi sorotan utama dalam pemilihan kali ini.

Advertisement

Menurut peneliti LSI, Pandu Anindya kasus korupsi yang menimpa Rohidin Mersyah sangat mempengaruhi opini publik terhadap pasangan petahana. Hal ini menunjukkan bahwa isu-isu hukum dapat berdampak besar pada hasil pemilihan.

Sementara itu, Helmi Hasan mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil quick count yang diperoleh. Namun, dia juga menekankan bahwa pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari KPU sebagai dasar untuk deklarasi kemenangan yang lebih formal.

Advertisement

OTT KPK Pengaruhi Pemilih

Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Rohidin Mersyah dan sejumlah pejabat di Pemprov Bengkulu terjadi satu hari sebelum masa tenang pemilu.

Hal ini dianggap sebagai penyebab utama kekalahan pasangan petahana. Menurut Pandu Anindya dari LSI, berita OTT cukup berpengaruh untuk mengubah opini pemilih. Meskipun belum ada kepastian mengenai seberapa besar dampaknya terhadap hasil pemilu.

Kasus tersebut menjadi sorotan publik dan memicu gelombang sentimen negatif, yang akhirnya menyebabkan penurunan elektabilitas pasangan nomor urut 2.

Helmi Hasan menegaskan bahwa hasil quick count hanya merupakan gambaran awal dari hasil pemilihan. Proses rekapitulasi suara resmi yang dilakukan oleh KPU akan berlangsung hingga pertengahan Desember 2024, guna memastikan legitimasi hasil Pilkada Bengkulu.

Advertisement

Untuk menjaga ketertiban, KPU juga mengimbau masyarakat Bengkulu untuk tetap menjaga kedamaian selama proses rekapitulasi suara ini berlangsung. Hal ini penting agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Berita Terbaru
  • Hari Buruh di IWIP: Jadi Momentum Melihat Kontribusi Pekerja Membangun Perusahaan
  • Kemenhaj Perkuat Pengawasan, Cegah Praktik Haji Non-Prosedural 2026
  • Pemprov Jatim Kerahkan Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026
  • Perpustakaan Keliling Palembang Digenjot, Wawali Harap Minat Baca Warga Meningkat
  • Jamaah Haji Khusus Indonesia Perdana Tiba di Madinah, Siap Jalani Ibadah Lebih Singkat
  • berita update
  • konten ai
  • pilkada bengkulu
Artikel ini ditulis oleh
Editor Supriatin
R
Reporter Rizka Muallifa, Nisa Mutia Sari
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.