LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Taj Yasin khawatir berita hoax dan ujaran kebencian digunakan di Pilkada Jateng

Yasin berharap pengguna medsos bisa lebih teliti. Bisa membedakan konten yang bisa merugikan negara, memecah belah kesatuan, apalagi dengan dalih agama.

2018-01-14 21:33:00
Pilgub Jateng
Advertisement

Pengguna media sosial diimbau bijak dalam mengunggah dan merespon informasi yang tersebar di linimasa. Bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menilai, media sosial bisa disalahgunakan menjadi alat untuk ujaran kebencian. Terutama di tahun politik. Diperkirakan bakal banyak digunakan untuk menjatuhkan lawan politik dalam Pilkada 2018.

Dia khawatir ada sejumlah kelompok yang memanfaatkan momen tahun politik untuk menebar kebencian. Apalagi, masih banyak orang mudah percaya dengan kabar yang berseliweran di media sosial tanpa ada sumber dan kebenaran yang jelas.

"Kami ingin mengajak kawan-kawan pengguna medsos untuk menggunakan medsos dengan baik. Terutama di tahun pemilu seperti sekarang. Pasti nanti ada berita hoax, cacian, dan black campaign yang akan terus muncul," ucapnya, Minggu (14/1).

Advertisement

Putra ulama karismatik asal Rembang, KH Maimoen Zubair ini berharap pengguna medsos bisa lebih teliti. Bisa membedakan konten yang bisa merugikan negara, memecah belah kesatuan, apalagi dengan dalih agama. "Sebisa mungkin tidak menyebarkan itu," harapnya.

Dia mengingatkan, jika tidak ada kecocokan dengan salah satu pasangan calon (paslon) gubernur, wali kota, atau bupati, bisa disampaikan dengan arif. Banyak cara untuk mengkritisi visi-misi, program calon kepala daerah. Tidak harus lewat cacian untuk kemudian disebarkan lewat medsos.

"Sampaikan dengan bijak. Jangan sampai menimbulkan kebencian," tegas pasangan petahana Ganjar Pranowo pada Pilgub Jateng 2018 ini.

Advertisement

Yasin menambahkan, dalam kontestasi Pilkada, selalu muncul kelompok-kelompok pendukung. Sehingga harus dikelola dengan baik agar tidak menyakiti orang lain atau golongan lain.

Saat melakukan kampanye nanti, pasangan Ganjar-Yasin berjanji mengedepankan kompetisi politik yang berbasis program untuk menarik simpati warga.

"Kami mengkonfirmasi beberapa hal tadi, kalau ada fitnah atau hoax harus dilawan dengan mengikuti cara-cara berdemokrasi yang baik," ucapnya.

Baca juga:
Ganjar ingin calon kepala daerah tak cuma sehat fisik tapi juga jiwa
Sudirman Said: Tak ada mahar, adanya saweran
Hendak jalani tes kesehatan, Ganjar gowes sepeda ke RSUP Kariadi
Ketum PAN ingatkan Pilkada kompetisi antar teman, bukan lawan Belanda
Memperbaiki birokrasi sampai bersih

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.