Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Memperbaiki birokrasi sampai bersih

Memperbaiki birokrasi sampai bersih Ganjar Pranowo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampak bersemangat. Padahal jadwalnya hari itu begitu ketat. Dari berkeliling sekitar Semarang, Jawa Tengah (Jateng), hingga mengisi seminar di Universitas Diponegoro. Senyumnya lebar. Menyambut kami. Hangat. Tak terlihat lelah.

Hampir satu jam, pria 49 tahun tersebut membagi pemikiran. Termasuk kerja kerasnya selama ini membangun Jateng. Apa saja perlu diperbaiki. Maupun terkait adanya persaingan antar kader di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk mendapatkan rekomendasi maju dalam Pilkada Serentak, khususnya di Jateng.

Ganjar masih percaya diri menjadi calon incumbent PDIP. Ketika itu, pertemuan dengan kami tepat sehari dirinya batal diumumkan sebagai calon gubernur Jateng, meski akhirnya resmi diusung. Ganjar merasa tidak masalah. Sebab, dia yakin semua kader bakal tunduk keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Tradisi PDIP biasanya kalau belum diputuskan dibuka ruang untuk berkompetisi," kata Ganjar saat berbincang dengan kami di Universitas Diponegoro, Jumat dua pekan lalu.

Membangun Jateng merupakan tugas berat. Pelbagai upaya maksimal telah dilakukan. Dirinya masih belum puas. Terutama dalam masalah birokrasi. Sebenarnya, kata Ganjar, masalah itu sudah berjalan sesuai jalur. Namun, masih perlu pembenahan beberapa sektor. Dia ingin bersih agar semakin 'kinclong'.

Bagi dirinya, birokrasi bersih masih menjadi target utama. Dari situ untuk melanjutkan kepada sektor lain diyakini menjadi lebih mudah. Sehingga ke depan tak ada lagi istilah setoran buat dapat jabatan. Khususnya kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tugas mereka nantinya lebih fokus sebagai abdi negara.

"Baru kita bicara sektoral, pendidikan, kesehatan, infrastruktur itu jauh jadi lebih gampang," ujarnya. "Maka bila ini dilaksanakan rakyat akan mendapatkan kepuasan."

Memimpin di wilayah terkenal sebagai ladang suara PDIP tidak mudah. Dirinya harus berjuang. Meyakinkan ketua umum agar mendapat rekomendasi lagi sebagai calon gubernur. Ganjar melewati banyak rintangan. Termasuk menghadapi rekan satu partai. Banyak kritikan datang justru berasal dari sesama kader. Tetapi itu tidak membuatnya surut.

Pembenahan untuk kemajuan Jateng terus dikebut. Sekaligus meyakinkan mendapat kepercayaan rakyat agar mampu memimpin dua periode. Apalagi lawannya dalam hajatan Pilkada Serentak nanti adalah sosok Sudirman Said. Seseorang dikenal sebagai mantan anak buah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Simak selengkapnya tayangan wawancara khusus dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama pada Selasa, 16 Januari 2018. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP