LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Survei LSI: Responden Nilai Kondisi Ekonomi Terus Menurun

Pada kondisi penegakan hukum nasional, yang menjawab sangat baik 1,8 persen, baik 27,9 persen, sedang 29,9 persen, buruk 31,0 persen dan sangat buruk 2,7 persen. Tidak jawab 6,6 persen.

2022-03-03 14:57:16
Survei LSI
Advertisement

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menjabarkan surveinya terkait kondisi ekonomi, politik dan hukum di Indonesia. Mayoritas responden menilai kondisi ekonomi dan penegakan hukum buruk.

Pada kondisi ekonomi masyarakat memilih sangat baik 3,1 persen, baik 20,1 persen, sedang 31,7 persen, buruk 37,9 persen, dan sangat buruk 4,1 persen. Tidak jawab 3,1 persen

"Kondisi ekonomi nasional pada Februari 2022 ini yang menilai buruk masih lebih tinggi dari pada yang menilai baik," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan surveinya, Kamis (3/3).

Advertisement

Pada kondisi penegakan hukum nasional, yang menjawab sangat baik 1,8 persen, baik 27,9 persen, sedang 29,9 persen, buruk 31,0 persen dan sangat buruk 2,7 persen. Tidak jawab 6,6 persen.

"Yang menilai buruk cenderung sedikit lebih banyak dibandingkan yang menilai baik," ujarnya.

Sedangkan, pada kondisi politik nasional, responden yang menjawab sangat baik 2,2 persen, baik 23,9 persen, sedang 36,4 persen, buruk 22,2 persen, dan sangat buruk 4,0 persen. Tidak jawab 11,4 persen.

Advertisement

"Ada kecenderungan sejak Januari 2020, Desember 2021 dan Februari 2022 ada kecenderungan persepsi negatif terhadap kondisi politik nasional itu meningkat," terang Djayadi.

Survei ini menggunakan metode simple random samping dengan 1.197 responden. Margin of error +- 2,89% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei ini mewakili 71% dari populasi pemilih nasional.

Baca juga:
Survei LSI: Mayoritas Responden Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi
Survei LSI: Mayoritas Responden Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
Pemerintah Diminta Tidak Adakan Kegiatan Seremonial saat Pandemi Covid-19
Survei LSI: 75 Persen Setuju Pemerintah Dapat Dipercaya Untuk Menjaga Lingkungan
Demokrat: Kepercayaan Publik ke Jokowi Tangani Covid-19 Turun Karena Gagal Fokus
Survei LSI: Pemerintah Harus Batasi Investasi Asing di Sektor Pengelolaan SDA

Mayoritas Responden Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Mayoritas masyarakat menilai puas dengan tingkat kinerja Presiden Joko Widodo. Temuan itu berdasarkan hasil Lingkaran Survei Indonesia yang dirilis hari ini Kamis (3/3).

Masyarakat yang sangat puas diangka 7,5 persen, cukup puas 58,8 persen, kurang puas 23,7 persen, tidak puas sama sekali 6,2 persen dan tidak jawab 3,8 persen.

"Nanti kita lihat apakah masyarakat yang puas atas kinerja Presiden juga menginginkan Presidennya diperpanjang masa jabatannya," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan surveinya, Kamis (3/3).

Meski begitu, tren kepuasan atas kinerja Presiden menurun pada Februari 2022 dibanding Desember 2021. Dari dari 71,4 persen menjadi 66,3 persen.

"Ada penurunan terhadap tingkat kepuasan kinerja Presiden, kalau dibandingkan dengan Desember 2021 berdasarkan survei kali ini, dari 71,4 jadi 66,3 persen," jelasnya.

Dia mengatakan, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden merata di semua segmen masyarakat. Dari segi gender, usia, etnis, agama, pekerjaan dan pendidikan.

"Yang agak rendah di masyarakat di berpendidikan tinggi yang kuliah," tutup Djayadi.

Survei ini menggunakan metode simple random samping dengan 1.197 responden. Margin of error +- 2,89% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei ini mewakili 71% dari populasi pemilih nasional.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.