Pemerintah Diminta Tidak Adakan Kegiatan Seremonial saat Pandemi Covid-19
Merdeka.com - Publik meminta pemerintah tidak mengadakan kegiatan seremonial saat pandemi Covid-19. Pandangan itu tercatat dalam hasil survei Litbang Kompas yang dirilis pada Senin (9/8).
Litbang Kompas melakukan survei melalui wawancara telepon pada 3-6 Agustus 2021. Survei memiliki 514 responden yang diambil secara acak dari responden panel Litbang Kompas. Margin of error survei 4,32 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebesar 43,4 persen responden menilai hal yang utama dilakukan pemerintah adalah memberikan contoh masyarakat. Dengan cara tidak mengadakan kegiatan seremonial pemerintahan yang dihadiri banyak orang.
Di urutan kedua, publik meminta pemerintah menunjukkan simpati dengan menyisihkan tunjangan atau penghasilan untuk membantu masyarakat. Responden yang memilih jawaban ini sebesar 36,3 persen.
Kemudian, dengan angka 13,6 persen, publik menilai pemerintah seharusnya memperhatikan simpati dengan tidak meminta atau menunjukkan fasilitas kemewahan yang diterima.
Responden yang memilih lainnya sebesar 3,1 persen dan tidak tahu 3,6 persen.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya