LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Survei LSI Denny JA sebut 74,5 persen responden dengar nama Ganjar di kasus e-KTP

Survei LSI Denny JA sebut 74,5 persen responden dengar Ganjar diduga terlibat korupsi. Meski banyak responden mengetahui Ganjar kerap disebut dalam korupsi e-KTP, elektabilitasnya masih di atas Sudirman Said.

2018-06-21 16:36:01
Pilgub Jateng
Advertisement

Laporan lembaga survei LSKP-LSI Denny JA menyebut mayoritas responden mendengar kabar Ganjar Pranowo diduga terlibat korupsi e-KTP. Walau mengetahui, ada sebagian mereka meyakini bahwa calon gubernur Jawa Tengah itu tidak melakukan korupsi dalam kasus tersebut.

"Soal kasus e-KTP, 74,5 persen responden mendengar. Tetapi, hanya 13,9 persen yang percaya Ganjar terlibat, dan 38,1 persen tidak yakin terlibat," kata Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono di Semarang, Kamis (21/6).

Dalam survei ini, LSI Denny JA melakukan pada 7-13 Juni 2018 dengan metode multi stage random. Wawancara dilakukan dengan tatap muka terhadap 440 responden dan margin of error sebesar ± 4,8 persen.

Advertisement

Meski banyak responden mengetahui Ganjar kerap disebut dalam korupsi e-KTP, elektabilitasnya masih di atas Sudirman Said. Untuk pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin memeroleh 54 persen. Sementara, Sudirman Said-Ida Fauziyah hanya 13 persen. Sedangkan pemilih mengambang (swing voter) mencapai 33 persen.

Menurut Sunarto, terdapat migrasi suara dari partai pengusung Sudirman Said-Ida Fauziyah ke Ganjar Pranowo-Taj Yasin. "Dari pemilih grassroot partai hanya Gerindra yang setia memilih Sudirman Said, PKS terbelah, PAN juga terbelah, sedangkan PKB pemilihnya berhasil dicuri oleh Ganjar Pranowo. Sementara partai pengusung Ganjar, Hanura dan Perindo yang tidak solid," ungkapnya.

Faktor lain adalah tingginya popularitas Ganjar mencapai 96,6 persen dan Taj Yasin 56 persen. Sementara Sudirman Said 63,9 persen dan Ida Fauziyah 49,8 persen. Kepuasan responden atas kinerja Ganjar juga masih tinggi. Hasil survei menyebut kepuasan mencapai 71,1 persen dan tidak puas hanya 21 persen.

Advertisement

Alasan lain Ganjar masih unggul, kata Sunarto, dipengaruhi dukungan banyak ormas Islam serta menguasai wilayah pemilihan. "Di semua dapil Ganjar-Yasin unggul, ini karena basis PDIP di Jawa Tengah. Meski begitu, ada juga daerah yang Sudirman-Ida menonjol, yakni di Brebes, Kabupaten Pekalongan, dan Kendal," ucapnya.

Untuk itu, pihaknya memprediksi mustahil bagi Sudirman-Ida mengejar ketertinggalan dari Ganjar-Yasin. Alasannya, waktu pencoblosan kurang dari satu minggu lagi. Dia pun memprediksi bahwa masa tenang setelah kampanye akan menjadi masa paling tenang.

"Tentu tidak akan tenang karena seluruh kekuatan akan dikerahkan, yang tertinggal akan melakukan attacking, menyerang titik lemah berharap ada daya rusak sehingga terjadi migrasi suara," ungkapnya.

Baca juga:
Ganjar harap debat terakhir Pilgub Jateng tak diisi saling cela
Difitnah di Twitter, Ida Fauziyah tak kuasa menahan tangis
Survei sepekan jelang pilkada: Sudirman-Ida kalah telak dari Ganjar-Yasin
Ganjar: Mudah-mudahan muncul seni tari dengan koreografi yang ikuti zaman
Debat pamungkas Pilgub Jateng soal hukum, demokrasi hingga kawasan
Ganjar berharap investor tertarik potensi wisata Cilacap

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.