Survei LKP: Masyarakat nilai Ical bukan tokoh nasional
'Partai Golkar masih dikategorikan partai terbesar dikarenakan kekuatan partai tersebut masih unggul di parlemen.'
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) masih sulit meningkatkan elektabilitasnya sebagai capres 2014. Hasil Survei Lembaga Klimatologi Politik (LKP), menunjukan Ical belum memiliki reputasi di tingkat nasional.
"Reputasi harus menunjukan representasi sebagai pemimpin. Yang nantinya akan siap 2014 sebab masyarakat juga melihat track record," ujar Usman Rachman di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (17/13).
Usman menjelaskan pemberitaan ARB cenderung negatif sejak Juni-Oktober 2013. "Ini hasil murni tidak ada intervensi mana pun, hasilnya 10 koran harian nasional cenderung negatif. Dibandingkan Jokowi lebih sentimen positif pemberitaanya," kata Usman.
Sosok Ical dinilai bukan tokoh nasional, berbeda dibandingkan tokoh internal Partai Golkar seperti Jusuf Kalla. Masyarakat justru lebih mengenal JK sebagai tokoh nasional.
"Dari berbagai survei di 34 provinsi, Partai Golkar masih dikategorikan partai terbesar dikarenakan kekuatan partai tersebut masih unggul di parlemen. Tetapi berbeda yah di individunya masih cenderung di bawah," kata Usman.
Laporan: Sukma Alam
Baca Juga:
Kasus lumpur Lapindo buat elektabilitas Ical mandek
Demokrat: Golkar tak beretika jika duetkan Ical & Pakde Karwo
Panas dingin hubungan Akbar dan Ical