LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Survei Internal, Luhut Sebut Jokowi Masih Lemah di Banten

"Ada beberapa daerah yang masih rawan. Mungkin di Banten. Tapi Jawa Barat, kita margin of error. Yang lainnya kita menang mutlak," kata Luhut.

2018-12-08 22:31:34
Jokowi
Advertisement

Dewan Pengarah Bravo 5, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pihaknya melakukan survei internal untuk melihat elektabilitas, isu-isu, dan kekuatan di daerah, terkait pasangan Jokowi-Ma'ruf. Dia mengakui bahwa masih ada daerah-daerah lemah atau yang suaranya tak unggul. Salah satunya di Banten.

"Ada beberapa daerah yang masih rawan. Mungkin di Banten. Tapi Jawa Barat, kita margin of error. Yang lainnya kita menang mutlak," kata Luhut usai memberikan pengarahan dalam Rakernas I Bravo 5, di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Sabtu (8/12/2018) malam.

Saat ditegaskan kenapa suara Banten turun, padahal ada sosok Ma'ruf Amin, dia menegaskan, Ketua Majelis Ulama Indonesia itu belum berkampanye di sana. "Ya belum turun. Tapi nanti, begitu beliau turun, saya kira banyak pengaruhnya," ungkap Luhut.

Advertisement

Dia pun enggan menjawab bahwa baru Jokowi saja yang sudah turun dan berkampanye. Dirinya hanya mengatakan Ma'ruf Amin belum turun.

"Ya kalau Pak Ma'ruf belum banyak turun. Ya kita harapkan ya," pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa lembaga survei dalam hasil penelitiannya terakhir menunjukkan suara pasangan calon Jokowi-Ma'ruf unggul. Meski demikian mengalami stagnasi. Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengatakan, hal ini lantaran Ma'ruf Amin belum bergerak alias berkampanye.

Advertisement

"Kan Abah (panggilan akrab Ma'ruf Amin) belum bergerak, belum kampanye. Kalau nanti Abah kampanye, wuih," ucap Erick dalam acara Workshop Nasional TKN-TKD Jokowi-Ma'ruf.

Dia mengungkapkan, selama ini yang dilakukan pasangan Jokowi itu hanya bersilahturahmi. Serta menguatkan basis terlebih dahulu.

"Silahturahmi sama kampanye beda. Kalau udah datang ke pasar itu, baru. Ini baru check and balance," jelas Erick.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Timses Jokowi Kuatkan Medsos dan Blusukan di Daerah
Sandiaga Prihatin Isu PKI Selalu Dikaitkan dengan Jokowi
Timses Bakal Laporkan Spanduk #JokowiBersamaPKI
Timses Jokowi Nilai Kubu Prabowo Banyak Jiplak Program Nawacita
Cerita Jokowi Dilarang Tiga Jenderal Datangi Kabupaten Nduga, Papua
Jokowi Tanggapi Komentar Negatif Tentang Dirinya: Positifnya Jauh lebih Banyak

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.