Survei Indikator: Elektabilitas Erick Thohir Sebagai Cawapres Terus Menanjak
Menurut Burhanuddin, hanya Erick Thohir yang menunjukkan peningkatan dukungan pada simulasi 18 nama semi terbuka. Sementara nama lainnya cenderung stagnan.
Kontestasi menuju 2024 kian menarik. Temuan terbaru Indikator Politik Indonesia, terdapat sejumlah nama yang belakangan mencuri perhatian banyak masyarakat.
Jajak pendapat Indikator kali ini dilakukan dalam dua periode. Survei dilakukan pada periode Februari dan Maret 2023. Pada periode pertama, dilakukan pada 9-16 Februari dengan 1.220 responden. Kedua, jajak pendapat berlangsung pada 12-18 Maret, menempatkan 800 responden.
Hasilnya, Menteri BUMN Erick Thohir masuk dalam salah satu nama yang mendapatkan banyak kepercayaan masyarakat, terutama terkait kontestasi menjadi calon wakil presiden.
"Terkait preferensi publik terhadap calon wakil presiden, Erick Thohir tampak menunjukkan perubahan paling positif ketimbang nama-nama lainnya," kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik Dalam Dua Surnas Terbaru’ secara virtual, Minggu (25/3).
Menurut Burhanuddin, hanya Erick Thohir yang menunjukkan peningkatan dukungan pada simulasi 18 nama semi terbuka. Sementara nama lainnya cenderung stagnan.
"Pada simulasi sembilan nama calon wakil presiden, Erick Thohir, Sandiaga Uno, dan AHY menunjukkan peningkatan dukungan, tapi Erick Thohir cenderung meningkat paling besar," ungkap Burhanuddin.
Pada temuan yang sama, jika mengarah pada simulasi lima nama cawapres. Kembali nama Erick Thohir yang menunjukkan perubahan yang positif, nama cenderung stagnan atau melemah.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com