Seskab minta rakyat yang tak puas atas hasil Pilkada 2018 bisa gugat via MK
Pramono menambahkan ketakutan adanya ketidaknetralan saat penyelenggaraan Pilkada pun hingga saat ini tak terbukti. Pilkada, lanjut Pramono berjalan dengan terbuka, transparan dan netral.
Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menganggap kesuksesan penyelenggaraan pilkada serentak di 171 daerah menjadi modal penting bagi penyelenggaraan Pilpres 2019 mendatang. Pramono menilai jika penyelenggaraan Pilkada serentak di 17 propinsi berlangsung secara baik, aman dan tentram.
"Luar biasa, dari 171 pilkada berlangsung dengan aman tentram, baik. Sampai nanti realcount dan penetapan berjalan dengan baik. Ini proses pendewasaan demokrasi. Ini penting untuk Indonesia untuk mendapatkan perhatian dunia dalam hal pelaksanaan demokrasi," ujar Pramono di UGM, Sabtu (30/6).
Pramono menerangkan hasil Pilkada haruslah dihormati oleh siapapun. Seandainya ada keberatan terkait Pilkada, Pramono mengatakan sudah ada mekanisme yang mengatur bagaimana keberatan disampaikan.
"Rakyat sudah memilih dan pilihan itu harus dihormati oleh siapapun. Kalau ada ketidakpuasan yaitu bisa menggugat ke MK," ungkap Pramono.
Pramono menambahkan ketakutan adanya ketidaknetralan saat penyelenggaraan Pilkada pun hingga saat ini tak terbukti. Pilkada, lanjut Pramono berjalan dengan terbuka, transparan dan netral.
"Ya bahwa ada insiden-insiden di lapangan pasti ada nggak bisa semua berjalan mulus, tapi melihat secara general menyeluruh prosesnya baik dari hasilnya, prosesnya itu berlangsung baik," tutup Pramono.
Baca juga:
Soal kontroversi format C1 di Sulsel, ini penjelasan KPU
Seskab minta rakyat yang tak puas atas hasil Pilkada 2018 bisa gugat via MK
Anggota Bawaslu Papua nilai sistem noken perlu dievaluasi
LSI Denny JA umumkan hasil hitung cepat Pilkada Serentak 10 provinsi
Suara Sudrajat-Syaikhu melejit di Pilgub Jabar, ini penjelasan SMRC
Ketua KPU akui sengaja bikin down situs, tangkal serangan hacker