Serahkan Formulir, Ridwan Hisjam Resmi Daftar Caketum Golkar
Ridwan menyatakan, siap maju sebagai calon ketum Golkar dalam Munas yang akan berlangsung pada awal Desember mendatang. Dirinya merasa terpanggil untuk maju dalam bursa pemilihan calon ketua umum ini untuk menyelamatkan Partai Golkar dari jurang keterpurukan.
Ketua DPP Partai Golkar Ridwan Hisjam resmi mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar dengan menyerahkan formulir pendaftaran ke Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta, Jumat (29/11) malam. Ridwan menjadi kader Golkar yang pertama menyerahkan formulir pendaftaran calon ketua umum.
Ridwan menyatakan, siap maju sebagai calon ketum Golkar dalam Munas yang akan berlangsung pada awal Desember mendatang. Dirinya merasa terpanggil untuk maju dalam bursa pemilihan calon ketua umum ini untuk menyelamatkan Partai Golkar dari jurang keterpurukan.
"Visi saya adalah sinergi kader Partai Golkar membangun negeri," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/11).
Adapun misinya, yakni menjaga dan meningkatkan solidaritas dalam rangka sukses pemilu 2024. Menyatukan potensi Partai Golkar dan generasi milenial melalui jejaring nasional dan global yang unggul bersama pemerintah Republik Indonesia, serta menjadikan NKRI sebagai negara maju.
Dalam pencalonan ini, Ridwan memiliki target Golkar bisa menjadi pemenang Pemilu 2024 dengan mengusung calon presiden sendiri. Tidak hanya itu, Golkar akan memperoleh kursi 20% di Parlemen pada tahun 2024. Sehingga partai ini bisa mengusung calon presiden secara mandiri.
"Golkar akan mengantarkan Indonesia menjadi negara maju adil makmur dan sejahtera," jelas Ridwan.
Untuk mencapai target itu, partai Golkar akan melakukan perubahan Paradigma Baru di antaranya meliputi, fokus pada generasi milenial. Dimana pada tahun 2024 Indonesia sedang memasuki bonus demografi, penduduk usia muda akan lebih besar, akan ada lebih 50 juta pemuda atau sekitar 30% dari jumlah pemilih nasional.
"Generasi milenial akan berperan sangat besar pada ero bonus demografi. Generasi ini yang akan memegang kendali atas roda pembangunan khususnya di bidang perekonomian yang diharapkan akan mampu membawa bangsa indonesia menuju ke arah pembangunan yang lebih maju dan dinamis," tandasnya.
Baca juga:
Sikap Otoriter Airlangga Dinilai Rawan Memecah Golkar
PDIP dan NasDem Dinilai akan Diuntungkan Jika Airlangga Jadi Ketum Golkar
Jelang Munas, Golkar Disarankan Gelar Debat Publik Caketum
3 Hari Jelang Munas, Airlangga Belum Daftar Caketum Golkar
Loyalis Airlangga Minta Kubu Bamsoet Tak Rendahkan Pemilik Suara
Kubu Airlangga Sebut Syarat Minimal 30% Dukungan Tak Perlu Dipersoalkan
Loyalis Soal Airlangga Daftar Caketum Golkar: Kita Masih Punya Waktu