LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sekjen PAN: Dari Awal Kita Tak Pernah Diajak Gabung Koalisi Jokowi

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengungkap, sejak awal Presiden Joko Widodo tidak pernah mengajak partai berlambang matahari itu masuk kabinet. Maka itu, pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai penegasan.

2019-08-23 16:52:04
Jokowi
Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengungkap, sejak awal Presiden Joko Widodo tidak pernah mengajak partai berlambang matahari itu masuk kabinet. Maka itu, pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai penegasan.

Sebelumnya, Amien Rais menyebut PAN akan berada di luar pemerintahan. Hal itu disampaikan dalam peringatan Milad PAN ke-21.

"Saya pikir mungkin dari awal, kita tidak pernah ada diajak. Jadi menurut saya itu penegasan dari awal tidak diajak," kata Amien di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8).

Advertisement

Pernyataan itu pun menegaskan PAN tidak pernah meminta-minta kursi kepada Jokowi. PAN bakal bersikap tetap mendukung jalannya pemerintahan Jokowi secara kritis.

Eddy mengatakan, kendati sudah ada pernyataan tegas, PAN akan menentukan secara resmi lewat Rakernas. Apakah nanti PAN bekerjasama dengan oposisi lainnya, Eddy menyebut tidak ada masalah.

"Karena itu kami merasa bahwa apa yang disampaikan itu masih sejalan dengan sikap yang memang sudah kita tunjukan dari awal. Masalah posisi kita akan oposisi berada di tengah atau apa. Itu nanti kita bisa tentukan sikap tersebut dalam rakernas akan datang," jelasnya.

Advertisement

Sementara itu, Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyebut Jokowi sudah jelas bilang koalisi penuh dan cukup. Sehingga PAN menghormati keputusan tersebut. PAN juga sadar kewenangan soal kabinet di tangan Jokowi. PAN tidak berhak meminta-minta sebagai pihak yang kalah.

"Ini bukan masalah bulat atau enggak bulat. Kami kan pasif. Jadi yang punya hak dan kendali itu pak Jokowi. Jadi kami sekali lagi tidak pernah ngelobi atau ngoyo mengusulkan nama, itu tidak ada. Kami menghormati hak Pak Jokowi untuk menyusun kabinet. Dan kelihatannya, sudah cukup," pungkasnya.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini

Baca juga:
Amien Rais: PAN di Luar Pemerintah Jokowi
Milad ke-21 PAN di Kolong Tol Jembatan Tiga Belum Kantongi Izin Kementerian PUPR
Ketum PAN: Move On dari Pilpres Kalau Baper Orang Sudah Susun Kekuatan, Pak Amien
Sejumlah Elite Hadir dalam Milad PAN ke-21 di Kolong Tol Jembatan Tiga
PAN Nilai Tak Elok Jika Pemerintah Beli Mobil Dinas Baru Menteri
Sandiaga Ingin Istirahat dari Dunia Politik, Tolak Tawaran PKB dan PAN
Belum Diajak Gabung Koalisi, PAN Tetap Dukung Program Jokowi

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.