Sekjen Demokrat Nyaleg lagi di 2019, ini kata warga Asahan
Koordinator Persatuan Pemuda Asahan, Anshori menyatakan, warga merasa bangga dengan sosok Hinca. Sebab, Hinca saat ini telah mengharumkan nama baik daerah Asahan di panggung politik nasional.
Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan kembali maju di Pemilu Legislatif 2019. Hinca maju dari Dapil Sumatera Utara III. Dalam kampanyenya di Kabupaten Asahan, Sumut, Minggu (21/10), Hinca disambut ratusan warga.
Koordinator Persatuan Pemuda Asahan, Anshori menyatakan, warga merasa bangga dengan sosok Hinca. Sebab, Hinca saat ini telah mengharumkan nama baik daerah Asahan di panggung politik nasional.
"Anak Asahan ada yang jadi tokoh nasional, tidak tanggung-tanggung menjadi orang nomor dua di Partai Demokrat. Malang melintang di pentas nasional tetapi logat Asahannya tetap tidak hilang, artinya dia tidak lupa kampung halamannya," ujarnya usai pertemuan di posko Hinca Panjaitan di Asahan, Minggu (21/10), disampaikan dalam siaran pers.
Hinca sendiri, memang lahir dan bersekolah sampai tamat SMA di daerah Asahan. Bahkan, Ibunya hingga kini masih tinggal di daerah yang juga tempat kelahiran Ustaz Abdul Somad tersebut.
Dapil Sumut III meliputi Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, Kota Pematangsiantar, Batubara, Simalungun, Pakpak Barat, Dairi, Karo, Kota Binjai, serta Langkat.
Anshori melanjutkan, prestasi Hinca yang mampu melejit hingga ke panggung nasional tentu menjadi pemantik dan pemompa semangat anak-anak muda Asahan saat ini.
"Jadi kami memintanya untuk membimbing dan tentu terus mewakili rakyat Asahan di Senayan," katanya.
Sebagai informasi, Hinca sudah duduk sebagai anggota DPR RI, namun Pemilu 2019 bakal menjadi ujian penting bagi Hinca di pentas politik nasional. Sebab, ketika Pileg 2014 lalu, perolehan suaranya tak cukup mengantarkan dia melenggang ke Senayan.
Hinca sendiri baru dilantik pada Februari 2018 sebagai Anggota PAW (Pergantian Antar Waktu) menggantikan Rudi Hartono yang maju di Pemilihan Bupati Langkat, Sumatera Utara, Juni kemarin.
Baca juga:
Opisisi beberkan kelemahan-kelemahan Jokowi 4 tahun pimpin Indonesia
Lubang bekas peluru di ruangan anggota DPR dari Demokrat ditemukan oleh Pamdal
Tiga lubang bekas peluru ditemukan di Gedung DPR hari ini
Update terbaru dana awal kampanye partai-partai politik
Ibas soal dugaan peluru nyasar: Bisa saja bukan latihan tapi terorisme
Gerindra minta Andi Arief belajar etika politik