SBY Ajak Rakyat Belanja dan Makan di Tempat Yang Dikelola UMKM
"Bagus kita membantu pemerintahan kita, Presiden kita, Gubernur kita agar ekonomi bergerak kembali. Bisnis tumbuh lagi dan kita utamakan untuk usaha mikro dan kecil," tutup SBY.
Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut terjadi pelemahan ekonomi selama empat tahun belakangan ini. SBY menyebut pelemahan ekonomi ini diketahuinya saat terjun langsung ke ratusan desa di Indonesia selama empat tahun belakangan.
SBY menuturkan jika pelemahan ekonomi bisa berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Selain itu pelemahan ekonomi UMKM akan terpukul karena turunnya permintaan dan orang yang berbelanja.
"Apalagi begini, etika ada pelemahan ekonomi. Ketika ada penurunan di sektor dunia usaha biasanya yang paling terpukul itu UMKM. Artinya, yang berbelanja berkurang. Demand berkurang, karena demand berkurang biasanya penghasilan itu menurun. Itu (pelemahan ekonomi) yang saya dengar kalau berkunjung ke ratusan kabupaten/kota selama 4 tahun terakhir ini," ujar SBY, Senin (10/12) malam.
SBY menuturkan ada beberapa langkah untuk membantu UMKM maupun ekonomi mikro. Di antaranya adalah dengan berbelanja maupun makan di warung makan yang dikelola oleh UMKM maupun masyarakat.
"Kalau banyak seperti yang saya lakukan, yang ekonominya mampu lebih sering berbelanja, terutama pedagang kecil, usaha mikro, termasuk kuliner, sama saja kita2 membantu mereka. Sama saja menambah jumlah pembeli yang biasanya susut kalau ekonomi sedang melemah," urai SBY.
"Saya kira, itu (makan di warung rakyat) pertama memang itu hobi saya, boleh dikata begitu. Yang kedua, bagus kita membantu pemerintahan kita, Presiden kita, Gubernur kita agar ekonomi bergerak kembali. Bisnis tumbuh lagi dan kita utamakan untuk usaha mikro dan kecil," tutup SBY.
Baca juga:
SBY Pesan ke Jokowi dan Prabowo: Kompetisi Boleh Keras tapi Utamakan Rakyat
Malam-Malam, SBY Nikmati Angkringan 'Zaman Edan' di Yogyakarta
Kunjungan ke Gunungkidul, SBY Makan Bakso & Nyanyi 3 Lagu Bareng Pengamen
Benarkah Partai Usung Kadernya Capres Akan Raih Banyak Suara?
Bantah Ma'ruf, Demokrat Buka Data Soal Pemberantasan Korupsi Era SBY
Sudirman Said Sebut Soeharto Guru Pembangunan, Bukan Korupsi