LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Satu Dapil di Jabar VII, Ade berpesan untuk Nurul yang kalah

Nurul tak menyebut siapa yang menggunakan politik uang di dapilnya itu.

2014-05-02 16:04:09
Pemilu 2014
Advertisement

Wasekjen Partai Golkar Nurul Arifin pesimis bisa lolos jadi anggota DPR karena kalah suara di pemilu legislatif kemarin. Dia menuding ada yang bermain politik uang di dapilnya yakni Jawa Barat VII (Purwakarta, Karawang, Bekasi).

Rekan separtai dan satu dapilnya Ade Komarudin menanggapi santai keluhan tersebut. Menurut dia sistem pemilu memang harus dievaluasi.

Ade malah memberikan masukan kepada Nurul agar tidak berkeluh jika mengalami kekalahan. Dia meyakini bahwa dalam berpolitik punya resiko yang berat.

"Dalam politik semua hal bisa terjadi, jadi kita tidak boleh keluh kesah, karena politik risikonya berat banyak hal yang harus kita ambil," ujar Ade di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (2/5).

Menurut Ade, dalam politik tidak boleh mengeluh, terlebih jika kalah dalam persaingan. Ketua Umum Soksi ini berpendapat, seorang politisi harus punya mental maju terus pantang mundur.

"Pejuang politik tidak boleh mengeluh, seperti semboyan Soksi maju terus pantang mundur," terang dia.

Sebelumnya, Nurul mengibaratkan pemilu seperti perang saudara di Suriah. Uang, kata dia, digunakan untuk menumbangkan saudaranya sendiri.

"Bahwa peperangan pemilu saat ini seperti perang saudara di Suriah. Pedang itu seperti uang yang membabat habis saudaranya sendiri," ujar Nurul.

Nurul tak menyebut siapa yang menggunakan politik uang di dapilnya itu. Dia juga tak membeberkan apakah perang saudara yang dimaksud adalah rekan separtainya yang menggunakan politik uang untuk menjatuhkan dirinya.

Di dapil Jabar VII, Nurul harus menghadapi kolega separtainya Ade Komarudin dan Dadang S Muchtar yang dikabarkan sudah lolos. Di luar Golkar, ada nama besar Rieke Diah Pitaloka dan Tono Bahtiar dari PDIP yang juga lolos.

Baca juga:
Diprediksi gagal ke DPR, Ramadhan Pohan akan tetap berpolitik
Caleg incumbent tak terpilih lantaran jarang ke dapil
Vokal saat jadi anggota Dewan, 4 caleg ini justru tak lolos
Polisi: Kami pastikan Hang Nadim tidak lumpuh
Gagal ke Senayan, Dwiki Dharmawan lapang dada terima kekalahan

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.