Polisi: Kami pastikan Hang Nadim tidak lumpuh
Merdeka.com - Direktur Pengamanan Obyek Vital (Dir Pamovid) Polda Kepri, Kombes Pol Yusril mengatakan 300 personel disiagakan mengamankan akses Bandara Internasional Hang Nadim Batam coba diblokir oleh sejumlah massa dari calon legislatif yang gagal.
"Sekitar 300 orang anggota polisi sudah berada di bandara, mereka juga mendirikan tenda untuk memastikan keamanan bandara dari gangguan keamanan," kata dia di Batam, seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/4).
Ia mengatakan, akan bertindak tegas jika ada upaya-upaya massa mengganggu keamanan bandara yang merupakan objek vital.
Polisi juga menyiagakan watercanon pada simpang empat pintu masuk bandara untuk menghalau massa jika mencoba-coba masuk dan berbuat onar.
Selain polisi, pengamanan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam juga dibantu oleh sekitar 30 petugas Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan Batam.
Saat ini (10.45 WIB) sejumlah massa yang akan melakukan aksi di bandara sudah berkumpul di Kawasan Odesa berjarak sekitar satu kilometer dari bandara.
Massa menggunakan mobil bak terbuka dan minibus. Sejumlah sepanduk bertuliskan agar pemilu dilaksanakan secara jujur dan adil dibentangkan pada semua kendaraan.
Sejumlah mobil polisi sejak Selasa pagi terus berpatroli di sekitar bandara dengan membawa pasukan bersenjata lengkap.
Hingga saat ini massa belum bergerak ke bandara dan menunggu massa lain berkumpul.
"Kami menunggu yang lain dulu, baru akan bergerak ke bandara," kata seorang massa pendemo.
Aksi massa dari caleg gagal tersebut diduga dipicu dari rekapitulasi suara di KPU Batam yang berubah dari perhitungan awal di PPS dan PPK.
Sejumlah caleg yang sempat memperoleh suara signifikan namun gagal duduk akhirnya protes ke KPU Batam hingga berencana memblokir bandara.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya