LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sandiaga ogah komentari ihwal Demokrat 'main dua kaki' di Pilpres

Sandiaga ogah komentari ihwal Demokrat 'main dua kaki' di Pilpres. Sandiaga menjelaskan, bungkamnya terhadap hal ini bukan tanpa sebab. Karena bila isu miring terhadap mitra koalisinya terus menjadi konsumsi publik, maka hal tersebut bisa menjadi kampanye negatif terhadap citra dirinya dan Prabowo sebagai pesaing.

2018-09-10 14:53:04
Sandiaga Uno
Advertisement

Bakal Cawapres Sandiaga Uno ogah komentari kabar pecah suaranya Partai Demokrat di Pilpres 2019. Menurut dia, tanggapan terhadap hal negatif semakin menggiring opini yang bisa berakibat buruk.

"Banyak pertanyaan soal dua kaki. Tetapi it's okay, saya enggak akan jawab, karena menurut saya akan menambah kebingungan di masyarakat," ujar Sandiaga di Bogor, Jawa Barat, Senin (10/9).

Sandiaga menjelaskan, bungkamnya terhadap hal ini bukan tanpa sebab. Karena bila isu miring terhadap mitra koalisinya terus menjadi konsumsi publik, maka hal tersebut bisa menjadi kampanye negatif terhadap citra dirinya dan Prabowo sebagai pesaing petahana.

Advertisement

"Jadi saya tidak akan berkomentar hal yang negatif, nah itu salah satu cara berkampanye. Kalau kita timpalin yang negatif akhirnya nanti tambah lagi, seperti api dikasih disiram bensin," jelas dia.

Sebelumnya, Sandi sempat mengkritik kabar pecahnya soliditas Partai Demokrat. Dia menilai, kader di daerah tidak sejalan dengan kebijakan pimpinan pusat. Namun demikian, dia memaklumi adanya pernyataan dukungan Ketua DPD Demokrat Provinsi Papua untuk bakal calon presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi.

"Kami ingin garisbawahi, keputusan kader berbeda bisa dipahami, organisasi atau partai punya mekanisme sendiri," ujar Sandiaga di Jakarta, Minggu 9 September 2018.

Advertisement

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Lukas Enembe, Pakde Karwo & Wahidin Halim dilobi masuk tim Jokowi-Ma'ruf
Dispensasi kader dukung Jokowi, Demokrat dinilai wajar ingin jaga suara Pileg
Roy Suryo minta waktu untuk klarifikasi aset Kemenpora
Fadli Zon yakin Demokrat bakal satu suara dukung Prabowo
Kader membelot ke Jokowi, Demokrat diingatkan KPU tak bisa pindah dukungan
Deretan kader Demokrat & para gubernur yang lebih memilih mendukung Jokowi-Ma'ruf

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.