Sandiaga: Mbak Yenny perlu tambahan waktu untuk istikharah
Kubu pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menawarkan Yenny Wahid agar masuk sebagai tim pemenangan. Namun sampai saat ini belum ada jawaban dari putri kedua Gus Dur itu.
Kubu pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menawarkan Yenny Wahid agar masuk sebagai tim pemenangan. Namun sampai saat ini belum ada jawaban dari putri kedua Gus Dur itu.
Cawapres Sandiaga Uno mengatakan, jika Yenny bersedia bergabung bersama kubunya, dia akan memberi kebebasan kepada Yenny untuk menempati posisi yang diinginkan dalam struktur tim kampanye. Namun hingga kini dirinya belum mendapat jawaban.
Sandi menuturkan, dalam komunikasinya dengan Yenny, Yenny meminta perpanjangan waktu untuk memutuskan. "Mbak Yenny tadi baru saja dikontak ber-WA-an. Mbak Yenny perlu tambahan waktu untuk istikharah," jelasnya di Jalan Kertanegara Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/9).
Selain meminta waktu untuk salat istikharah, Yenny juga akan berkonsultasi kepada para kiai sebelum memutuskan akan bergabung kubu Prabowo-Sandi atau tidak. Nama Yenny sendiri telah dimasukkan dalam struktur yang diserahkan kubu Prabowo-Sandi ke KPU. Namun jika kemudian Yenny menolak, Sandi mengatakan tak masalah dan menghargai keputusan tersebut.
"Tentunya kita hargai keputusan Mbak Yenny dan kita sudah serahkan ke KPU. Tapi dengan klausul seandainya Mbak Yenny memutuskan untuk bergabung tentunya sangat berterima kasih. Seandainya juga tidak, kita sangat hormati keputusan Mbak Yenny," pungkasnya.
Baca juga:
Sandi ngaku ikhlas jika Yenny Wahid & Gusdurian urung jadi timses
Yenny Wahid: Tidak pernah ada rencana masuk tim kampanye Prabowo-Sandi
Yenny Wahid minta waktu 10 hari untuk putuskan gabung atau tidak ke Tim Prabowo
Yenny Wahid masih belum tentukan arah dukungan di Pilpres 2019
3 Anak presiden RI diajak gabung jadi timses Prabowo-Sandiaga
PAN yakin Yenny Wahid dukung Prabowo-Sandiaga