LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sandiaga dekati Yenny Wahid, Hanura sindir gawang sudah kebobolan banyak

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Gede Pasek Suardika mengatakan, tak perlu ada yang dikhawatirkan tentang rayuan bakal cawapres Sandiaga Salahuddin Uno kepada anak Gus Dur, Yenny Wahid untuk masuk timses Prabowo. Sebab, kata dia, belum pasti juga Yenny Wahid akan menerima tawaran tersebut.

2018-09-11 15:04:45
Pilpres 2019
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Gede Pasek Suardika mengatakan, tak perlu ada yang dikhawatirkan tentang rayuan bakal cawapres Sandiaga Salahuddin Uno kepada anak Gus Dur, Yenny Wahid untuk masuk timses Prabowo. Sebab, kata dia, belum pasti juga Yenny Wahid akan menerima tawaran tersebut.

"Saya kira tidak perlu dikhawatirkan karena selain hal itu belum pasti juga, memilih dan mendukung kan hak yang harus saling dihormati," kata Pasek saat dihubungi merdeka.com, Selasa (11/9).

Menurutnya hal yang wajar, jika Sandi berusaha menggaet tokoh yang dianggap menguntungkan dalam Pilpres. Terlebih lagi, tambah Pasek posisi pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tengah tertinggal jauh dari pasangan yang ia dukung, Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin.

Advertisement

"Berebut tokoh, berebut peluang dan juga berebut momentum. Apalagi saat ini bila dilihat jarak antara kedua kandidat masih sangat jauh. Kami sudah melangkah jauh lebih cepat dimana relawan tumbuh di berbagai daerah secara alami," ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sudah tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat untuk bisa menang Pilpres 2019. Karena itu ia berusaha mengajak Yenny bergabung di timsesnya.

"Kalau diibaratkan permainan bola, Sandiaga menendang bola enggak ke gawang lawan, tapi udah ngacak ke sana ke mari, tanpa tahu apalagi yang harus diperbuat karena gawangnya sendiri udah kebobolan banyak. Karena itu dia berupaya mencari dukungan ke kandangnya Pak Ma'ruf melalui Yenny Wahid," kata Inas pada merdeka.com, Selasa (11/9).

Advertisement

Meski begitu, anggota tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf ini yakin Yenny Wahid akan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. "Kayak Yenny Wahid konsisten deh," ucapnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengajak putri kedua Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid masuk dalam tim suksesnya. Sandiaga memang sempat bertemu Yenny di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (10/9).

"Saya sampaikan Mbak Yenny ini kan mewakili keluarga Gus Dur, itu punya tentunya pertimbangan sendiri, saya serahkan, tapi kita tidak mau memberatkan Mbak Yenny," katanya saat ditemui di rumah Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/9).

Baca juga:
Prabowo puji Yenny Wahid: Sangat cerdas dan berpengalaman
Buni Yani diusulkan masuk timses, Sandiaga prioritas orang yang paham ekonomi
Kepala daerah jabatan politik, tak ada aturan larang dukung Jokowi
Zulkifli Hasan tegaskan Gatot Nurmantyo gabung di tim pemenangan Prabowo-Sandi
PPP tanggapi tudingan Demokrat: Tidak ada kamus bajak membajak di kubu Jokowi

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.