Safaruddin soal posisi cawagub: Tak masalah yang penting membangun Kaltim
Dia memastikan pencalonannya sebagai calon wakil gubernur akan bersih dari politik uang. Saat ditanya visi misinya, Safaruddin enggan membeberkan.
Irjen Pol Safaruddin mantap maju di Pilgub Kalimantan Timur setelah resmi mendaftarkan diri ke KPUD. Safaruddin menjadi calon wakil gubernur mendampingi cagub Rusmadi Wongso.
"Kan sudah daftar kemarin Rabu (10/1), calon gubernur Pak Rusmadi, tinggal kita konsolidasi langkah selanjutnya," kata Safaruddin usai serah terima jabatan Kapolda di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).
Safaruddin tak masalah hanya dijadikan cawagub oleh PDIP sebagai partai pengusung. Menurutnya, mau siapa yang menjadi gubernur dan wakil gubernur yang terpenting bisa membangun Kalimantan Timur.
"Itu memang serahkan ke partai PDIP, siapa yang jadi gubernur dan wakil gubernur. Setelah kami ketemu Pak Rusmadi dengan PDIP kita sepakat Pak Rusmadi jadi gubernur saya wakilnya. Tidak masalah yang penting saya bilang sampaikan ke Pak Rusmadi visi-misi kita membangun Kalimantan Timur yang baik," ujarnya.
Dia memastikan pencalonannya sebagai calon wakil gubernur akan bersih dari politik uang. Saat ditanya visi misinya, Safaruddin enggan membeberkan.
"Insya Allah (bersih politik uang) Visi-misi tanya Pak Gubernur yang sudah sampaikan. Kan yang buat visi misi Pak Gubernur. Insya Allah," ucapnya.
Soal isu yang menyebut ada hubungan kurang harmonis antara dirinya dengan salah satu kandidat Syaharie Jaang, Safaruddin mengaku tak benar. Dia mengaku tetap berhubungan baik.
"Bagus, tetap baik (komunikasi dengan Jaang). Saya sampaikan bahwa jangan karena hanya politik atau jabatan Gubernur kita bermusuh-musuhan. Karena di dalem surat Al-Hujurat ayat 12 dilarang (Hai orang yang beriman, jauhilah kebanyakan buruk sangka, karena sebagian buruk sangka itu adalah dosa dan jangan suka mencari-cari kejelekan orang lain) luar biasa itu, yang sekarang sedang terjadi di negara kita," jelasnya.
"Intinya saling mengajak berbuat kebaikan. Apa sih karena jabatan itu kita bermusuh-musuhan, luar biasa. Kita jangan terlalu, orang-orang yang menjelekkan orang itu akan menjadi orang bangkrut nanti di akhirat. Dosanya, amalnya akan diberikan kepada orang yang digunjing, kalau amalnya habis, dosanya akan diberikan kepada dia," tandasnya.
Baca juga:
Daftar ke KPU Kaltim, Rusmadi dan Safaruddin lepas atribut PNS & anggota Polri
Diantar Gubernur Kaltim, Syaharie-Awang Ferdian daftar ke KPU
Rusmadi-Safaruddin daftar ke KPU Kaltim, PDIP sertakan SK pengurus baru
Diiringi salawat, Sofyan Hasdam-Nusyirwan daftar Pilgub Kaltim ke KPU
Maju di Pilgub Kaltim, Rusmadi-Safaruddin mundur dari ASN dan Polri
Duet dengan Sekda Kaltim Rusmadi, Irjen Safarudin deklarasi jadi cawagub
Golkar usung Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail di Pilgub Kaltim