Ruhut Sitompul sebut kantor camat lebih bagus ketimbang gedung DPR
Ruhut Sitompul menyetujui adanya gedung baru untuk anggota Dewan.
DPR merencanakan alokasi anggaran Rp 740 miliar untuk pembangunan gedung baru DPR dalam rancangan pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2016. Usulan tersebut bentuk perhatian pemerintah sebagai eksekutif lembaga tinggi negara.
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyetujui adanya gedung baru untuk anggota Dewan. Sebab, gedung DPR sudah tak laik untuk tempat bekerja anggota Dewan.
"Kalau gedung saya sudah bilang yang Nusantara Satu saya setuju. Lebih bagus kantor camat daripada kantor saya. Kalau itu saya setuju. Selama semua bisa direnovasi, kita rawatlah dengan baik gedung ini. Ini peninggalan Bung Karno loh," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/10).
Kendati demikian, dia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi anggaran pembangunan gedung baru DPR. Dia juga meminta badan anggaran DPR bekerja secara profesional terhadap alokasi dana pembangunan DPR tersebut.
"Kalau Banggar biarlah kawan-kawan yang profesional itu, tapi hati-hati, waspada, waspada. Mata KPK semua menyoroti," kata dia.
Dirinya tak mengetahui munculnya alokasi anggaran gedung baru DPR dalam RAPBN 2016. Sebab, Banggar DPR yang mengusulkan hal tersebut.
"Kalau itu saya enggak tahu," ujar dia.
Seperti diketahui, Ketua Banggar DPR Ahmadi Noor Supit membenarkan tambahan sebesar Rp 740 miliar untuk pembangunan gedung baru DPR dalam RAPBN 2016. Menurut dia, masuknya anggaran pembangunan gedung baru DPR karena kebutuhan mendesak.
Baca juga:
Ekonomi anjlok, NasDem harap DPR tunda pembangunan gedung DPR
Pimpinan dinilai terlalu sibuk urus 7 proyek DPR
Ekonomi terancam krisis, Agung Laksono minta 7 proyek DPR dibatalkan
DPR gelar Salat Istisqa minta hujan di wilayah kabut asap
Pansus bakal telisik beking RJ Lino dari jeratan Bareskrim
Buruh BUMN minta DPR tolak pengesahan RAPBN 2016