Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pansus bakal telisik beking RJ Lino dari jeratan Bareskrim

Pansus bakal telisik beking RJ Lino dari jeratan Bareskrim Sidang putusan Pilkada Jabar. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ketua Pansus Pelindo Rieke Diah Pitaloka menyatakan masih menyelidiki sosok yang menelepon mantan Kabareskrim Komjen Budi Waseso dari Korea Selatan, saat menggeledah kantor Direktur Utama Pelindo II RJ Lino di Tanjung Priok, Jakarta pada Jumat (28/9) lalu.

"Belum tahu itu siapa (Wapres JK) karena masih dalam pengumpulan bahan-bahan yang sedang dipanggil. Kami juga akan memanggil saksi-saksi yang bakal hadir rapat," kata Rieke di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/10).

Selain itu, menurut Rieke, perkembangan rapat Pansus Pelindo semakin menguak masalah yang sebenarnya. Sebab, kasus Pelindo menimbulkan kerugian ratusan miliar.

"Jadi bukan hanya pada mobil crane saja tapi di sini ada persoalan lain yang juga sangat penting karena ini lebih juga menyangkut pada soal kedaulatan kita di mana pelabuhan itu adalah simbol kedaulatan suatu negara ya," kata dia.

Memasuki masa reses DPR, lanjut dia, pihak tetap melaksanakan rapat Pansus Pelindo pada Kamis (12/11) mendatang. Pansus Pelindo pun sudah menyepakati siapa yang dipanggil dalam rapat tersebut.

"Itu akan melakukan rapat sedang kita susun siapa yang mau diundang. Tapi yang jelas semakin terkuak. Dan yang bicara bukan kita orang-orang yang kita undang semakin memperlihatkan bagaimana ada potensi kerugian negara yang triliunan sebenarnya," tukas dia.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman Rizal Ramli menyatakan adanya seorang yang menelepon Komjen Budi Waseso dari Korea Selatan. Sosok itu yang membacking RJ Lino saat ruangan kerjanya digeledah Bareskrim.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP