Ruhut sentil SBY: Anaknya kan maju, Ahok tak bisa dibendung
"Sekarang dia mau intervensi apa Presiden sekarang Jokowi kan bukan dia kan? Enggak, enggak, enggak, aku egp (emang gue pikirin), Ahok pasti menang," kata Ruhut.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung proses hukum terhadap Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahja Purnama (Ahok) terkait dugaan penistaan agama dilanjutkan. SBY menegaskan siapa pun berkedudukan sama di mata hukum, termasuk Ahok.
Pernyataan SBY mendapat reaksi dari pendukung Ahok, salah satunya dari politisi Demokrat Ruhut Sitompul. Ruhut menilai pernyataan itu bertujuan untuk menurunkan elektabilitas Ahok. Sehingga peluang putra sulungnya, Agus Harimurti menjadi gubernur DKI Jakarta kian terbuka.
"Iya dong anaknya kan maju, Ahok kan sudah enggak bisa dibendung. Ini kan semua ketakutan sama Ahok," kata Ruhut saat dihubungi merdeka.com, Rabu (2/11).
Juru bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot ini menegaskan tidak ada pernyataan Ahok yang mengarah pada pencemaran agama. Justru, katanya, Ahok lah yang sering dinista dan dihujat.
"Enggak ada dia menista agama. Agama dia yang sering dinista. Dia yang sering dinista. Sudah deh ketawaku termehek-mehek," jelasnya.
Ruhut menegaskan ketum partainya itu tidak bisa mengintervensi proses hukum atas kasus yang menjerat Ahok. Apalagi, dia meyakini Ahok bakal memenangi persaingan di Pilgub DKI.
"Sekarang dia mau intervensi apa Presiden sekarang Jokowi kan bukan dia kan? Enggak, enggak, enggak, aku egp (emang gue pikirin), Ahok pasti menang," pungkasnya.
Baca juga:
Ruhut: Pak SBY, hati boleh panas tapi kepala harus tetap dingin
Serangan balik PDIP buat SBY
SBY lantang minta Ahok harus diproses hukum
Fahri Hamzah: Jokowi seperti punya beban untuk melindungi Ahok
Kerap arogan, Ahok 'kena batunya' sampai didemo warga saat kampanye
Insiden didemo warga, Ruhut makin yakin Ahok menang satu putaran