LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ruhut: Semua kader terlibat korupsi bilang uangnya untuk Demokrat

"Dia bilang itu duit untuk partai, kan kurang ajar," kata dia.

2015-06-15 19:00:00
Ruhut Sitompul
Advertisement

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menyatakan semua kader Partai Demokrat yang terlibat korupsi selalu bilang itu dana dialirkan ke partai. Hal tersebut juga terjadi dengan Sutan Bhatoegana yang menyeret nama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam skandal korupsi proyek SKK Migas.

"Dia bilang itu duit untuk partai, kan kurang ajar. Semua ‎kawan-kawan kader kami yang terlibat korupsi selalu bilang untuk partai, padahal tidak benar, tidak pernah. Nah, itulah mungkin Sutan merasa malu," kata Ruhut di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (12/6).

Menurutnya, Sutan Bhatoegana ibarat sedang terjun ke jurang. Sementara itu takut terperosok masuk jurang, dia meminta bantuan dengan menarik siapa pun yang ada di sekitarnya.

‎"Jadi dia tarik semua agar dia diprotek. Apa yang dia katakan itu strategi untuk menarik-narik yang saya sudah nanya langsung sama nama-nama yang disebut itu semua. Itu enggak ada," tuturnya.

‎Sebelumnya, dalam sidang lanjutan perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam pembahasan APBN-P 2013 Kementerian ESDM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Sutan Bhatoegana menyebut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas memiliki peran dalam proses lelang proyek di SKK Migas.

Sutan Bhatoegana menyebut nama anak dari Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan lugas dalam persidangan. Pernyataan itu disampaikan setelah Ketua Majelis Hakim, Artha Theresia mempersilakan Sutan menanggapi kesaksian Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.

Baca juga:
Hak politik Anas dicabut, Ruhut bilang 'siapa suruh dia korupsi'
Periksa Sri Mulyani, Polri dinilai Ruhut lebih jempol ketimbang KPK
Ruhut pesan ke Pansel KPK: Tanya polisi, bedah isi perutnya
Ruhut Sitompul sebut Ketua BEM UI cengeng & tak layak pimpin gerakan
Ruhut pesimis Jokowi-JK bisa selesaikan kasus HAM masa lalu
Ruhut: Hanya Tuhan dan Pak SBY yang tahu siapa sekjen Demokrat
Ruhut tak percaya PDIP mau pecah Golkar biar menang besar di pilkada

(mdk/efd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.