'Rhoma bukan pengurus penting di PKB, cuma bintang iklan saja'
Rhoma Irama menarik dukungan untuk PKB. Dia merasa dikhianati Muhaimin yang memilih Jokowi.
Raja dangdut Rhoma Irama menarik dukungan untuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Rhoma merasa dikecewakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mendukung Capres Jokowi. Padahal, dulu Imin sempat menyampaikan dukungan untuk Rhoma sebagai salah satu capres PKB.
Pakar Politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Susilo Utomo menyatakan, fenomena pencapresan Rhoma Irama cuma digunakan sebagai upaya pengumpul suara (vote getter) oleh PKB di Pemilu 2014.
Sehingga, isu penarikan suara oleh Rhoma sendiri tidak terlalu berpengaruh pada pemilih di tingkat akar rumput.
"Momentumnya sekarang tidak besar. Meskipun Rhoma berpindah ke partai lain sekalipun," jelas Susilo, Minggu (11/5).
Susilo menambahkan, untuk partai Islam sekelas PKB, yang punya banyak pengaruh besar pemilih, khususnya di Jateng adalah sosok kiai. Sehingga, isu pencabutan dukungan Rhoma justru hanya menjadi alat untuk meningkatkan elektabilitas partai saja.
"Rhoma kan bukan pengurus penting di PKB. Dia itu hanya sebagai bintang iklan untuk menarik dukungan saja," pungkas dosen Politik Undip Semarang itu.
Baca juga:
Ini ungkapan kekesalan Rhoma Irama pada Cak Imin & Jokowi
PKB tak khawatir fans Rhoma Irama boikot pilpres 2014
Ini lagu sedih Rhoma Irama, mirip nasibnya di kancah politik
Sakit hati, 3 ribu fans Rhoma di Sumsel tak bakal pilih Jokowi
Rhoma pertanyakan etika politik Cak Imin dkk