Respons Sindiran PDIP Soal Gibran, Juri Ardianto: Pejabat Publik Memang Harus Bicara
Deddy menyarankan agar Gibran lebih fokus bekerja daripada banyak membuat video.
Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menanggapi sindiran Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka lebih fokus bekerja daripada membuat video. Menurut Juri, salah satu tugas pejabat publik adalah menyampaikan informasi, termasuk melalui berbicara.
"Ya, salah satu pekerjaan pejabat itu kan bicara. Salah satu tugas Presiden, Wakil Presiden, dan para Menteri adalah untuk berbicara," ujar Juri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/4).
Juri menegaskan bahwa video yang dibuat Gibran seharusnya tidak dipermasalahkan, karena isinya menyampaikan kebijakan yang penting bagi masyarakat. "Menyampaikan hal yang menjadi kebijakan, masa orang bicara dilarang?" kata Juri.
Sebelumnya, Deddy Sitorus mengkritik Wakil Presiden Gibran yang membuat video YouTube tentang bonus demografi Indonesia. Deddy menyarankan agar Gibran lebih fokus bekerja daripada banyak membuat video.
"Menurut saya, jangan terlalu banyak bikin video. Kerja aja, gitu loh," ujar Deddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/4). Deddy bahkan membandingkan Gibran dengan politikus lain yang dinilai terlalu banyak tampil di media.
Dalam video yang diposting di kanal YouTube-nya, Gibran membahas bonus demografi Indonesia dan mengajak generasi muda untuk menyiapkan diri serta berani membuat terobosan untuk masa depan.