LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Rencana Sandiaga Hapus UN Sempat Diperdebatkan di Internal BPN

Bila terpilih, Sandiaga tak langsung dapat meniadakan UN secara semaunya. Mantan Wagub DKI ini akan berhadapan dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 yang mengatur tata kelola pendidikan Indonesia, termasuk UN.

2019-03-18 17:00:47
Sandiaga Uno
Advertisement

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno berkomitmen menghapus sistem Ujian Nasional (UN) pada sistem pendidikan di Indonesia. Dia beralasan, mahalnya biaya digelontorkan, tidak setara dengan antusiasme pelajar kala dihadapkan dengan UN.

Bila terpilih, Sandiaga tak langsung dapat meniadakan UN secara semaunya. Mantan Wagub DKI ini akan berhadapan dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 yang mengatur tata kelola pendidikan Indonesia, termasuk UN.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Priyo Budi Santoso menjelaskan, pihaknya sudah mempertimbangkan mengenai rencana penghapusan UN tersebut. Karenanya, rencana revisi akan menjadi tindakan utama untuk meniadakan UN dan diganti menjadi sistem ujian sesuai minat dan bakat masing-masing pelajar.

Advertisement

"Kami akan merevisi sesuai apa dengan apa gagasan kami," katanya di Media Center BPN, Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (18/3).

Dia mengaku, gagasan Sandiaga dalam debat terkait penghapusan UN, menjadi perdebatan di kalangan internal BPN. Sejumlah tokoh pendidikan diundang BPN untuk berdiskusi, mengungkap pandangan pro dan kontra. Namun menurut dia, apa yang dinyatakan Sandiaga dalam debat adalah sebuah keputusan pemimpin.

"Apa yang dikeluarkan Bang Sandi adalah pilihan seorang pemimpin, dia yang mengumumkan sebagai pilihannya," tegasnya.

Advertisement

bila gagasan penghapusan UN ditolak saat Prabowo-Sandiaga menjabat, menurut Sekjen Partai Berkarya ini, pihaknya akan mengumumkan ke publik bahwa hal tersebut masih ditentang dan kandas direalisasikan.

"Kalau partai-partai oposisi tidak berkehendak, karena mengubah UU itu tergantung DPR, kalau DPR dikuasai dengan yang menentang, tinggal presiden umumkan ke rakyat gagasannya masih kandas di Parlemen," tutup Priyo.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini 'Ibu Lis' Penderita Kanker Asal Sragen yang Namanya Disebut Sandiaga di Debat
Fadli Sindir Kartu Jokowi: Bicara Industri 4.0, Tapi Berpikir Cara Kuno
Kubu Prabowo-Sandi Tak Terima OK OCE Dianggap Gagal
Sampai 2018, OK OCE Diklaim Serap 29.346 Tenaga Kerja Baru di Jakarta
Debat Cawapres di Mata Netizen: Ma'ruf Detail dan Tenang, Sandi Dipuji soal Hapus UN
Saingi Tiga Kartu Sakti Jokowi, Prabowo-Sandi Integrasikan e-KTP Dalam 100 Hari Kerja

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.